oleh

49 Kantung Jenazah Telah Diserahkan ke DVI Polri

Jakarta, – Hingga hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas) dan SAR Gabungan telah mengumpulkan 49 kantung jenazah korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh diperairan Tanjung Karawang, Karawang, Jawa Barat.

“Hasil operasi sampai saat ini, telah berhasil ditemukan 49 kantung jenazah yang sekarang telah diserahkan ke DVI Polri,” kata Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Didi Hamzar saat konferensi pers di kantor Basarnas Pusat, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Di hari ketiga pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta – Pangkalpinang itu juga diperluas menjadi 15 Mil Laut. SAR Gabungan juga menerjunkan kurang lebih 1000 personel, 44 kapal dan 100 penyelam.

“Ada 44 kapal, kurang lebih seribu orang yang terbagi di perairan dan juga di daratan yang standby,” ujarnya.

“Kita juga mengerahkan kurang lebih seratus penyelam yang terbagi di lima titik di sekitar tanjung karawang dan tanjung pakis,” sambungnya.

Pencarian bawah air pun terus dilakukan memakai KRI Rigel dengan peralatan Multi Beem Echo Sounder (MBES), Side Scan Sonar, dan Remotly Operated Umderwater Vehicle (ROV) dan KN SAR 206 Bandung yang dilengkapi dengan Side Scan Sonar.

Diberitakan, Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta – Pangkalpinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (29/10/2018) pukul 06.20 WIB.

Komentar

News Feed