oleh

Polisi Mediasi Pihak Marunda Center & Warga Korban Banjir Yang Menutup Jalan

PMJ – Polsek Tarumajaya yang dipimpin Kapolsek Tarumajaya AKP Agus Rohmat membantu mengamankan aksi blokadi jalan oleh warga yang menjadi korban banjir di Kampung Kebon Kelapa dan Kampung Bulak Turi, Desa Segara Makmur, pada Selasa (5/3/2019).

“Sekelompok warga yang berjumlah 50 orang dari Kampung Kebon Kelapa dan Kampung Bulak Turi yang menjadi korban banjir melakukan aksi spontanitas dengan menutup jalan pintu masuk utama kawasan Marunda Center (NC) lantaran tidak ada perwakilan managemen pengelola Kawawan MC yang bisa ditemui,” terang AKP Agus kepada PMJNews, Selasa (5/3/2019).

Mediasi warga dan pihak MC. (foto: PMJ)

AKP Agus pun meminta warga membuka blokade pintu masuk dan melakukan mediasi dengan management pengelola kawasan MC. “Setelah perwakilan warga diterima oleh perwakilan pihak pengelola Kawasan MC yaitu Hendra (Manager Accounting), warga selanjutnya bersedia membuka blokade pintu masuk sehingga aktifitas kendaraan bisa berjalan normal,” jelas AKP Agus.

Pertemuan tersebut diikuti oleh 10 orang perwakilan warga dan 2 orang perwakilam MC serta AKP Agus Rohmat beserta anggota. Dalam pertemuan tersebut, warga menuntut pendalaman waduk, penambahan mesin pompa air, perbaikan pintu air dan ppemberian ganti tugi kebanjiran.

Pengecekan banjir di Kampung Kebon Kelapa dan Kampung Bulak Turi. (foto: PMJ)

Tanggapan pihak pengelola kawasan MC adalah penanganan banjir dengan memompa air dan mengefektifkan mesin pompa yang sudah ada. AKP Agus pun bersama melakukan pengecekan ke lokasi banjir bersama warga, staf desa dan pihak management kawasan MC.

“Pompa air ternyata rusak karena terendam air. Pihak marunda agar segera memperbaiki mesin pompa atau membeli pompa yang baru. Untuk sekarang penyedotan air digunakan mobil Damkar 2 unit (Milik Pengelola kawawsan MC dan Pemda Kabupaten Bekasi),” pungkas AKP Agus. (BHR)

Komentar

News Feed