oleh

PB HMI Imbau Anak Muda Jangan Terpancing dan Tolak Gerakan People Power

PMJ – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Ketum PB HMI), Saddam Jihad menyoroti gerakan people power ketika hari pengumuman hasil Pemilu 2019.

Menurut Jihad, ajakan people power saat ini tidak mewakili keinginan seluruh masyarakat Indonesia sehingga beraroma politik.

Berbeda di era 1998, people power terjadi atas keinginan seluruh lapisan WNI yang ingin menumbangkan rezim Soeharto.

“Kita tahu keberagaman people power tahun 98 itu ada. Jangan sampai ada mono, ada gerakan sendiri, bahwa dari kelompok sendiri untuk melakukan people power,” tegas Saddam, Jakarta Pusat, Sabtu (11/05/2019).

Karena itu, Saddam mengimbau kepada seluruh pemuda agar lebih cermat dalam melihat perkembangan isu politik di Indonesia.

Meski begitu, tetap kritis untuk menyimak, agar tak menjadi alat politik semata yang biasa ditinggal usai tujuan elitnya tercapai.

“Anak muda jangan mau dikapitalisasi secara ideologi. Ayo anak-anak muda, giring, ayo sana, ayo people power. Ini bahaya kalau seperti itu. Kita akhirnya hanya menjadi objek dari people power, bukan untuk membangun bangsa ke depannya,” tutupnya. (FER)

Komentar

News Feed