oleh

KPK Akan Usut Uang Ratusan Juta, Diduga Mengalir ke Menpora

PMJ – Tim penyidik Komisi pemberatasan Korupsi (KPK) dipastikan akan terus mengusut fakta persidangan terkait dugaan aliran uang senilai Rp400 juta dari pejabat KONI untuk Menpora Imam Nahrawi.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan fakta sidang seputar penerimaan uang sebanyak Rp400 juta tersebut disalurkan oleh pejabat KONI melalui asisten pribadi (Aspri) Menpora, Miftahul Ulum.

Fakta itu pun menambah daftar total uang yang diterima Imam Nahrawi yang sebelumnya sebesar Rp11,5 miliar dan Rp3 miliar.

“Sebagai sebuah fakta persidangan pasti itu kami pandang penting dan kami akan telusuri lebih lanjut,” tuturnya, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu (15/05/2019).

Lanjut Febri Diansyah, setidaknya untuk sekarang, penyidik telah mengantongi bukti adanya aliran suap kepada Imam Nahrawi sebesar Rp11,5 miliar dan Rp3 miliar.

Masih dari keterangan Febri Diansyah, adapun dugaan aliran uang suap itu bahkan telah dituangkan oleh jaksa KPK dalam tuntutan kedua terdakwa kasus suap dana hibah Kemenpora, yakni Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dan Bendahara KONI Johny E Awuy.

“Yang kedua ini, fakta baru soal penerimaan suap lain (Rp400 juta dari pejabat KONI) masih dalam proses persidangan,” katanya lagi.

Nantinya keterangan baik dari Menpora Imam Nahrawi maupun Miftahul Ulum kemungkinan masih dibutuhkan untuk mengklarifikasi berbagai fakta terbaru yang muncul dalam persidangan tersebut.

“Jadi untuk yang masih diproses persidangan jika memang masih dibutuhkan saksi-saksi yang lain termasuk dari pihak pejabat Kemenpora, masih mungkin dilakukan pemeriksaan,” pungkas Febri Diansyah. (FER).

Komentar

News Feed