oleh

Ini Kronologi Kasus Sadis Suami Bacok Wajah dan Tubuh Istrinya di Sunter Agung

PMJ – Terkait kasus penganiayaan suami dengan tersangka bernama Anton Nuryanto terhadap korban yang merupakan istrinya sendiri bernama Faziyah (34), di rumah kontrakannya, Jalan Ancol Selatan II No46 Rt01/07,  Sunter Agung, Tanjung Priok pada Jumat (05/07/2019) lalu, berhasil diungkap polisi.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto, SH, MH, menjelaskan, bahwa berawal saat pelaku bersama korban berada di rumah kontrakan mereka, pelaku meminta korban untuk mengobati kemaluannya yang tidak bisa bangun.

Tetapi korban menjawab ” tidak bisa” sehingga pelaku mengaku kepalanya pusing. Sekitar pukul 04.00 Wib, pelaku merasa kepalanya tambah pusing dan mengambil senjata  tajam jenis golok, menghampiri korban dan menusukan golok ke dalam perut dan wajah korban.

Pelaku penganiayaan yang dihadirkan pihak kepolisian. (Foto: PMJ News)

Masih dari keterangan Kompol Supriyanto, anak korban saat itu melihat penganiayaan yang dilakukan sang ayah kepada ibunya. “(Tetapi) anaknya diam saja, nggak bisa apa-apa,” terang Kapolsek Tanjung Priok.

Korban mengalami luka di bagian lehernya akibat digorok sang suami. Usai pelaku mencoba melarikan diri, korban dan anaknya baru berteriak meminta pertolongan. “Pada teriak minta tolong. ‘Tolong..tolong’. (Yang pertama teriak) istrinya, di bawah (rumah) kan pasar itu, ramai pasar,” terangnya.

Barang bukti penganiayaan yang diamankan polisi. (Foto: PMJ News)

Warga yang mendengar teriakan korban langsung menolongnya. Pada saat yang sama, polisi tengah melakukan patroli langsung sigap mengamankan pelaku. “Akhirnya warga, Pak RT datang, begitu diamankan kebetulan sekali anggota kita memang patrolinya di Sunter Agung, mengantisipasi tawuran. (Ada) minta tolong, mereka langsung anggota Buser menangkap (pelaku) di situ,” imbuhnya.

Anton saat ini ditahan di Polsek Tanjung Priok. Sedangkan, istri Anton saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Diberitakan sebelumnya, barang bukti, berupa satu bilah senjata tajam jenis golok bergagang kayu berwarna hitam yang terdapat bercak darah dan satu buah seprai berlumuran darah. Pelaku atau tersangka ini akan dijerat dengan Pasal 44 UU RI No23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dalam keterangan pers, selain Kapolsek Tanjung Priok juga hadir Kanit Reskrim AKP Tihar Marpaung SH. Sementara para saksi antara lain, Aiptu Lilik Nugroho; Aiptu Wahyudin; dan Brigadir Wilson Andre. Keterangan pers dilangsungkan di halaman Polsek Tanjung Priok Jl. Gorontalo No.1b Tanjung Priok Jakarta Utara. (FJR/ FER).

Komentar

News Feed