oleh

Kegiatan Religi Polsek Penjaringan Bentuk Karakter dan Mental Anggota

PMJ – Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, beserta Jajarannya melakukan kegiatan pengajian yasinan serta bantuan untuk anak yatim di Mushola Baitul Ridho yang dipimpin oleh Kapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, AKBP Rachmat Sumekar, S.I.K, M.Si, pada Kamis (18/07/2019).

Selain Kapolsek Penjaringan, kegiatan religi ini juga diikuti oleh Wakapolsek Kompol Indra Ranudikarta beserta para Kanit, Kasubnit, Kapolsubsektor dan Bhabinkamtibnas.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai upaya meningkatkan keimanan serta ketakwaan anggota dalam menjalankan tugas. Alasannya, setiap tugas anggota Polri dalam rangka amal ma’ruf Nnhimunkar merupakan bagian dari pada ibadah.

Menurut AKBP Rachmat, selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, yasinan dan tausiah agama ini merupakan bentuk pembinaan mental sekaligus rohani bagi anggota Polri. Kegiatan ini juga menjadikan anggota Polri  yang patuh hukum serta bertanggung-jawab.

Kegiatan pengajian yasinan serta bantuan Polsek Penjaringan untuk anak yatim di Mushola Baitul Ridho. (Foto: PMJ News).

“Kegiatan ini sebagai wadah untuk membentuk karakter anggota Polri khususnya anggota Polsek Metro Penjaringan menjadi lebih humanis, dengan harapan sikap mental personel Polri yang baik akan menciptakan hasil pelaksanaan tugas yang baik dan bijaksana yang dapat dipertanggung-jawabkan, sehinggga citra Polri akan semakin baik di mata masyarakat,” terang AKBP Rachmat.

Dalam kegiatan kali ini, Ustad Ferry FPI memimpin pembacaan surat yasin dan dilanjutkan dengan tausiah guna memberikan siraman rohani tentang keimanan dan ketakwaan agar dapat menambah ilmu keagamaan para anggota Polri, khususnya anggota Polsek Metro Penjaringan.

Di akhir acara, sebelum melakukan foto bersama serta ramah tamah, Kapolsek Penjaringan juga memberikan santunan kepada 41 anak yatim.

“Memberi sebagian harta kita kepada anak yatim, sesuai petunjuk penekanan kepada kita bahwa anak yatim merupakan prioritas juga dalam memilih penerima sedekah, serta dengan berbagi ini selalu ingat dan menjauhkan diri dari kesombongan,” ungkap AKBP Rachmat menutup pembicaraan. (KIK/ FER)

 

Komentar

News Feed