oleh

Gila! Usai Beraksi, Pelaku Penipuan CPNS Langsung Dugem

PMJ – Pelaku penipuan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Herman alias Herman Bima mengakui kalau uang hasil penipuan yang dilakukannya digunakan untuk berfoya-foya dan membayar hutang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan bahwa selama beraksi dari Juni 2010 hingga Juni 2018, pelaku berhasil meraup uang sebanyak Rp 5,7 Miliar dari 99 korban.

“Untuk keuntungan yang diterima itu Rp 5,7 miliar itu digunakan berfoya-foya dan bayar hutang, jadi gali lubang tutup lubang. Nanti kita masih mendalami lagi uangnya mungkin digunakan untuk kegiatan atau membeli sesuatu yang lain,” kata Kombes Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Setiap kali mendapatkan uang dari hasil menipu, pelaku menggunakan uang tersebut untuk pergi ke tempat hiburan malam di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Dirinya bahkan dikenal sebagai bos di tempat hiburan tersebut.

“Tersangka ini setelah mendapatkan uang, setiap malam dugem di kawasan Mangga Besar, di sana dia minum bir. Panggilan akrabnya di Mangga Besar adalah Pak Bos,” ujar Kombes Argo.

Seperti diketahui, Herman telah meraup uang hingga Rp 5,7 miliar dari 99 korban yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB, Jawa Barat, dan Banten. Pengungkapan kasus tersebut berawal dari empat laporan masyarakat yang masuk ke Polda Metro Jaya pada November 2015, Juni 2016, Agustus 2018, dan Oktober 2018.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari pelaku yakni empat lembar contoh petikan surat keputusan PNS, surat hasil pemberkasan CPNS tahun 2016 dan surat pengantar palsu dari kepala BPN.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun. (FJR/BHR)

Komentar

News Feed