oleh

Jalani Sidang Perdana, Bowo Sidik Didakwa Menerima Suap Secara Bertahap

PMJ – Dalam persidangan perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Anggota DPR RI Komisi VI dari faksi partai Golkar Bowo Sidik Pangarso telah menerima suap dari Direktur PT PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Taufik Agustono serta Dirut PT Ardila Insan Sejahtera (Persero) Lamidi Jimat.

“Telah menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya,” kata Jaksa KPK di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (14/08/2019).

Dalam dakwaan tersebut, Bowo Sidik disebut telah menerima suap sebesar 700.000 dollar Singapura dan uang tunai Rp 600 juta yang diterimanya secara bertahap. “Terdakwa Bowo Sidik Pangarso menerima gratifikasi berupa uang tunai sejumlah 250.000 dollar Singapura, 200.000 dollar Singapura, 200.000 dollar Singapura, 50.000 dollar Singapura dan Rp. 600 juta,” tegas Jaksa KPK.

Akibat perbuatannya tersebut, Bowo didakwa bersalah melanggar Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana, Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. (KIK/BHR)

Komentar

News Feed