oleh

KPK Soroti Lambannya Kerja MA

PMJ – Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi menyayangkan terhadap lambannya kerja MA dalam memberi salinan putusan atas terdakwa kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Syafruddin Arsyad Tumenggung.

“KPK menyayangkan lamanya proses pengiriman putusan lengkap tersebut ke para pihak. Jika putusan dapat diakses secara cepat tentu langkah-langkah hukum berikutnya juga dapat ditentukan dengan lebih tepat,” terang Jubir KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Untuk diketahui MA mengabulkan kasasi yang diajukan terdakwa kasus BLBI Syafruddin Arsyad Temenggung. Putusan itu tertuang dalam amar putusan No. 1555K/PID.SUS-TPK/2019.

Dalam amar putusannya, MA menyatakan, Syafruddin terbukti melakukan tindakan tersebut tetapi perbuatan itu tak dikategorikan sebagai tindak pidana.

Maka, Syafruddin Temenggung bebas dari jerat hukum. Putusan tersebut diterbitkan pada Selasa 9 Juli 2019 lalu

“Sampai saat ini setelah lebih satu bulan, salinan putusan lengkap belum diterima,” pungkasnya. (FER).

Komentar

News Feed