oleh

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Kadis Perhubungan Jatim

PMJ – Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi, hari ini Senin (19/8/2019) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Fattah Jasin dalam penyidikan kasus suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Tulungagung Tahun Anggaran 2018.

Kasus tersebut melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Supriyono (SPR) yang sekarang statusnya ditingkatkan sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SPR terkait tindak pidana korupsi suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Tulungagung Tahun Anggaran 2018,” demikian kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Senin (19/08/2019).

Selain Fattah, KPK juga memanggil satu saksi lainnya untuk tersangka Supriyono, yakni, Suprianto yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tulungagung.

Untuk diketahui, Fattah adalah salah satu pihak yang rumahnya sempat digeledah dalam penyidikan kasus ini. Selain rumah Fattah, penyidik KPK juga menggeledah lokasi lain pada Rabu (07/08/2019) lalu.

KPK pada 13 Mei 2019 telah mengumumkan Supriyono selaku tersangka terkait pembahasan, pengesahan dan pelaksanaan APBD atau APBD-P Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

Supriyono pun ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengesahan APBD dan/atau APBD-P Tulungagung 2015-2018.

Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo yang telah divonis 10 tahun penjara.

Supriono diduga telah menerima uang suap senilai Rp4,8 miliar selama periode 2015-2018 dari Bupati Tulung Agung Periode 2013-2018 terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung. (KPK/ FER).

Komentar

News Feed