oleh

Ini Tanggapan Pansel Terkait Perjalanan Capim KPK

PMJ – Pansel Capim KPK menanggapi pernyataan juru bicara KPK Febri Diansyah terkait informasi perjalanan capim yang lolos pada tahap profile assessment. Pansel menegaskan menerima masukan dari sejumlah lembaga termasuk KPK.

“Pansel KPK menerima hasil tracking pada tahapan profile assessment kemarin tidak saja dari KPK tapi dari 7 lembaga negara lain, BNPT, BNN, POLRI, PPATK, BIN, Dirjen Pajak dan MA. Semua masukan tracking tersebut dan juga masukan masyarakat melalui email, surat ddan lain-lain, kami pelajari, klarifikasi serta recheck kembali,” kata Anggota Pansel Capim KPK Hendardi kepada wartawan, Sabtu (24/8/2019).

Hendardi juga menyebut bahwa pihaknya selalu mengecek masukan dari sejumlah lembaga mengenai rekam jejak para capim KPK. “Tracking dan masukan-masukan itu tentu saja ada yang berkategori kebenaran, indikasi atau sudah/belum berkekuatan pasti dan semua itu kami klarifikasi terhadap pihak yang menyampaikan tracking dari lembaga-lembaga tersebut,” ujarnya.

“Jadi jika lembaga seperti KPK menyampaikan tracking itu belum tentu semua memiliki kategori kebenaran atau kepastian hukum. Bisa berupa indikasi yang nantinya dapat diperdalam dalam tahapan seleksi berikutnya. Jika temuan merupakan kebenaran atau berkekuatan hukum tentu tidak kami toleransi,” sambungnya.

Ia juga tak mempermasalahkan bila sejumlah lembaga termasuk KPK menyampaikan kepada publik mengenai rekam jejak para capim KPK. Dirinya bahkan berterimakasih kepada semua pihak atas masukan yang diberikan kepada pansel.

“Jika KPK dan lembaga tersebut atau unsur masyarakat menyampaikan hasil tracking atau masukan secara terbuka dan menyebutkan nama-nama mereka di ruang publik silahkan saja. Namun jika itu belum merupakan kebenaran/punya kepastian hukum tentu pihak-pihak tersebut memiliki konsekuensi hukum dengan capim yang bersangkutan,” jelas Hendardi.

Sebelumnya, KPK menyebut 20 nama yang lolos pada tahap profile assessment memiliki catatan mulai dari tak patuh lapor LHKPN hingga rekam jejak merintangi pekerjaan KPK. “Dari 20 nama yang lolos hasil tes profile assessment hari ini, terdapat sejumlah calon yang bisa dikatakan punya rekam jejak cukup baik, namun masih ada nama-nama yang teridentifikasi memiliki catatan,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (23/8/2019) kemarin.

Febri mengungkapkan beberapa catatan itu seperti tak patuh melapor LHKPN, diduga pernah menerima gratifikasi, hingga ada yang menghambat kerja KPK. “Ketidakpatuhan dalam pelaporan LHKPN, dugaan penerimaan gratifikasi, dugaan perbuatan lain yang pernah menghambat kerja KPK, dugaan pelanggaran etik saat bekerja di KPK, dan lain-lain. KPK akan membahas kembali rencana lanjutan penelusuran rekam jejak setelah pansel mengumumkan 20 nama tadi sore,” pungkasnya. (FJR/BHR)

Komentar

News Feed