oleh

KPK Panggil Irjen Kemenkeu Sebagai Saksi

PMJ – Irjen Kemenkeu (Kementerian Keuangan) Sumiyati, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk diperiksa terkait kasus dugaan suap pengadaan 16 kapal patroli Bea Cukai dan 4 kapal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Dipanggil sebagai saksi untuk IPR (Istadi Prahastanto selaku Pejabat Pembuat Komitmen Bea dan Cukai),” pungkas Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (26/08/2019).

Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga orang tersangka untuk pengadaan kapal di Ditjen Bea dan Cukai, yakni Istadi sebagai pejabat pembuat komitmen, Heru Sumarwanto sebagai ketua panitia lelang, serta Amir Gunawan sebagai Direktur Utama PT Daya Radar Utama.

Sementara, untuk pengadaan kapal di KKP yakni, Aris Rustandi sebagai pejabat pembuat komitmen dan Amir Gunawan sebagai Dirktur Utama PT Daya Radar Utama. Karena tindakan tersebut, total kerugian yang dialami negara senilai Rp 179,82 miliar.
Atas perbuatan tersebut, Istadi, Amir dan juga Heru disangkakan telah melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang – Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), juncto Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHP.

Sedangkan, Amir dan Aris terkait pengadaan kapal di KKP disangkakan telah melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang – Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), juncto Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHP. (Kik/Gtg-03).

Komentar

News Feed