oleh

Polrestro Jaktim Adakan Kegiatan Seni Bersama Warga Papua

PMJ – Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Sonny Mahar menghadiri acara Fentas Seni Papua dalam rangka Merajut Indonesia Bersatu di PGC Lantai 3A, Jalan May Jen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa (17/9/2019) sore.

Dalam acara yang bertema ‘Papua Damai adalah Kita, Bersatu merajut Indonesia’ tersebut, AKBP Sonny didampingi Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin A Rahman. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan kemudian kegiatan diisi dengan tarian dari warga dan mahasiswa Papua.

Dalam sambutanya, AKBP Sonny Mahar mengucapakan terima kasih kepada Manager PGC, Akup Sudarsa yang memberikan fasilitas sehingga kegiatan berjalan dengan baik. “Acara sengaja diselenggarakan atas kerjasama Pihak Polres Metro Jakarta Timur, Polsek Kramat Jati dan Pihak PGC Cililitan untuk Papua damai,” ungkap AKBP Sony.

“Perlu diketahui NKRI dibangun atas kebhinekaan, Papua merupakan bagian dari NKRI yang wajib kita jaga bersama,” sambungnya.

Acara Papua Damai adalah Kita, Bersatu merajut Indonesia di PGC. (foto: PMJ)

Hal yang sama diungkapkan Kompol Nurdin yang mengungkapkan pentingnya menjaga keragaman di Indonesia. “Tema pada acara kali ini adalah ‘Papua Damai adalah Kita, Bersatu Merajut Indonesia’,” terang Kompol Nurdin.

“Kami sengaja mengangkat seni tarian Papua, semoga dengan diselenggarakannya acara ini kondisi bangsa Indonesia senang tiasa semakin damai. Mungkin itu saja yang saya bisa sampaikan atas nama seluruh panitia yang bekerja pada acara ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, jika ada tutur kata atau tindakan yang kurang berkenan di hati,” ujar Kompol Nurdin.

Tokoh Papua Habib Iksan Al Hamid yang juga merupakan ketua Forum Habaib Indonesia mengungkapkan betapa pentingnya komunikasi dan toleransi. “Saya berpesan kepada warga Papua yang tinggal di Wilayah Jakarta Timur, apabila menemui kesulitan dan menghadapai suatu masalah agar segera melaporkan kepada Aparat terkait. Jaga toleransi umat beragama di mana anda tinggal. NKRI Harga Mati,” tegas Habib Iksan.

Acara dilanjukan dengan seni tari dari Papua, yaitu Yostar dan Serumput sagu serta dilanjutkan penanda tangan kesepakatan Papua Damai di atas kain yang panjang 6 meter X 1,5 meter. (BHR)

Komentar

News Feed