oleh

Mendapat Perlawanan dari Korban, Pelaku Begal Berhasil Diamankan Warga

PMJ – Pelaku begal berinisial RA (21) berhasil ditangkap setelah mendapat perlawanan dari korban. Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengaku sebagai korban begal dan meminta tolong untuk diantarkan pulang.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Baulevard Granswisat, Desa Lambang Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (16/9/2019) sekitar pukul 21.00 WIB. “Telah terjadi tindak pidana Perampasan yang di lakukan oleh pelaku RA terhadap korbannya FH dengan kerugian satu buah sepeda motor Honda merk scopy warna putih,” terang Kapolsek Tambun Kompol Siswo di Mapolsek Tambun, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/9/2019).

Kejadian berawal saat korban tengah mengendari sepeda motornya di daerah Sumarecon. “Awal mulanya saat macet di daerah Sumarecon Kota Bekasi, pelaku yang berpura-pura habis terkena begal meminta tolong diantarkan ke rumahnya di daerah Keranji,” ujar Kompol Siswo.

“Tanpa diketahui korbannya, pelaku mengambil pisau dan diselipkan di pinggangnya. Kemudian pelaku minta diantar ke daerah Grandwisata, Tambun. Saat itu cukup sepi dan kemudian pelaku menodongkan pisaunya ke Korban di bagian pinggang sebelah kiri sambil berucap ‘Lu turun ga! Kalau gak turun, lu mati!!’,” sambungnya.

Kemudian korban turun dari motornya dan didorong oleh pelaku hingga terjatuh. “Tetapi korban buru-buru bangun dan menghalangi motor sambil berteriak ‘Tolong tolong ada begal’,” ungkap Kompol Siswo.

Saat itu ada dua orang saksi yang lewat dan mendengar teriakan tersebut dan membantu mengamankan pelaku. “Pelaku diserahkan ke security Grand wisata dan kemudian diserahkan ke Polsek guna penyidikan lebih lanjut,” jelas Kompol Siswo.

Dalam kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 buah pisau yang digunakan pelak dan 1 sepeda motor milik korban. “Diamankan satu buah pisau dan satu unit sepeda motor,” tutur Kompol Siswo.

Atas aksinya tersebut, pelaku terancam hukuman 9 tahun penjara. “Pelaku diancam dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan ancaman dengan ancam pidana 9 tahun,” pungkas Kompol Siswo. (BHR)

Komentar

News Feed