oleh

TNI dan Polri Siap Kawal Aksi Penyampaian Pendapat di Muka Umum

PMJ – Sebagai sarana menjalin soliditas antara 3 pilar di wilayah Kepulauan Seribu, tak jarang Kabupaten Kepulauan Seribu menyelenggarakan kegiatan rapat FORKOPIMKAB (Forum Komunikasi Kabupaten) Kepulauan Seribu seperti yang saat ini dilaksanakan di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu Selatan, Kamis (10/10/2019).

Pelaksanaan rapat FORKOPIMKAB Kepulauan Seribu dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu Husen Murod. FORKOPIMKAB dihadiri oleh Dandim 0502 Jakarta Utara, Wadan Lantamal III, Dansatrol Lantamal III, Kejaksaan Jakarta Utara, Pengadilan Jakarta Utara, KSOP, Basarnas, KPU, Bawaslu, Dewan Kabuapaten, Lurah, Camat, dan tak ketinggalan jajaran Polri yaitu yang diwakili oleh Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M. Sandy Hermawan, SH., S.I.Kom.

Pada FORKOPIMKAB kali ini, Kepolres Kepulauan Seribu berkesempatan untuk menyampaikan paparannya mengenai perkembangan situasi terkini dan persiapan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019 – 2024.

Kegiatan rapat FORKOPIMKAB di Kepulauan Seribu bersama TNI-POlri dan Tiga Pilar. (Foto: PMJ News)

Dalam penjelasannya, Kapolres Kepulauan Seribu menerangkan bahwa belakangan wilayah hukum Polda Metro Jaya telah mengamankan beberapa aksi unjuk rasa dari mahasiswa, buruh, bahkan pelajar SMK.

Ia menambahkan bahwa TNI dan Polri akan senantiasa mengawal aksi penyampaian pendapat di muka umum dengan penuh keikhlasan dan sesuai dengan prosedur di lapangan. Ia juga menyayangkan beberapa kegiatan unjuk rasa yang berakhir dengan kericuhan oleh para pelaku kerusuhan yang sengaja menyusup di kerumunan massa aksi.

“Kita ketahui bersama bahwa belakangan ini telah terjadi beberapa aksi unjuk rasa baik dari kalangan mahasiswa, buruh, hingga siswa SMK. Kami TNI – Polri senantiasa siap mengawal dan mengamankan jalannya aksi penyampaian pendapat di muka umum,” jelas Kapolres.

“Kami sayangkan beberapa aksi unras disusupi oleh perusuh yang berhasil masuk ke kerumunan massa dan membuat provokasi selanjutnya memicu terjadinya kerusuhan,” terang AKBP Sandy.

“Pada suatu kesempatan, di wilayah Jakarta Utara dilakukan penyekatan terhadap massa yang diduga akan mengikuti kegiatan unjuk rasa oleh jajaran Polres Metro Jakarta Utara dan didapati salah seorang massa yang menyamar menjadi pelajar SMK lengkap dengan seragam sekolah yang dikenakannya,” tambahnya.

“Kami TNI – Polri yakin bahwa semestinya aksi penyampaian pendapat dapat berjalan dengan aman dan kondusif apabila dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan tidak ada perusuh yang merusak tatanan kondusifitas tersebut,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kapolres Kepulauan Seribu mengajak seluruh instansi berwenang yang di wilayah hukum Kepulauan Seribu untuk bekerjasama dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas Kepulauan Seribu yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Berkaca dari berbagai peristiwa belakangan ini, keamanan suatu wilayah sangat berpengaruh pada soliditas 3 pilar yaitu TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Untuk itu mari bersama kita jaga Pulau Seribu tercinta ini dengan setulus hati guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman dinikmati oleh masyarakat Pulau Seribu,” pungkas Kapolres. (FER).

Komentar

News Feed