see PMJ – Meski kondisi ekonomi global sedang tdak baik akibat perang dagang Amerika Serikat dan China, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2019 berada di atas 5%.

Online Tramadol

Tramadol Buy Australia “Seperti saya sebutkan, keseluruhan tahun kita 5,08% dan ini memang terlihat tekanan yang terbesar pada ekspor. Karena ekspor mengalami negatif growth itu tentu akan mengurangi daya dorong di Indonesia,” kata Sri Mulyani di Nusa Dua, Rabu (16/10/2019).

http://harrisonohio.org/wp-cron.php?doing_wp_cron=1572810394.2803599834442138671875

get link “Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia masih tumbuh di atas 5%. Mungkin dibandingkan negara lain, seperti yang disampaikan IMF, ekonomi China sekarang bahkan di bawah 6% di sekitar 5,8%,” ungkapnya.

Tramadol Online American Express

http://kentuckyboytravels.com/countries/ Sri Mulyani menuturkan, negara ekonomi besar lain yaitu India kemungkinan juga turun di bawah 6% dan tekanan juga terjadi di negara-negara Eropa. “Kita melihat ekonomi dunia memang mengalami down side risk karena perang dagang 2018,” jelas Sri Mulyani.

http://limelight-designstudio.com/wp-cron.php?doing_wp_cron=1572725013.3859410285949707031250

click here Untuk mencapai pertumbuhan 5%, Sri Mulyani mengatakan bahwa perlu kerja keras dari semua pihak. “Dampaknya mulai terasa sekali di 2019 ini. Jadi untuk tetap menjaga di atas 5% ini juga perlu harus bekerja keras dan waspada,” tegasnya. (BHR)

see

Komentar

News Feed