http://blog.flightsafaris.com/the-chinese-farmer/feed click PMJ – Kelompok Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didominasi kelompok Kurdi memberikan bukti “celana dalam”, Rabu (30/10/2019) sebagai penguat lebih lanjut mengenai kematian pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi dalam operasi militer pasukan Amerika Serikat di Suriah.

go here

Tramadol Fedex Visa “Sumber-sumber kami, yang telah berhasil menjangkau Al-Baghdadi, membawa celana dalam al-Baghdadi untuk dilakukan sebuah tes DNA dan memastikan bahwa orang (jenazah) yang dipertanyakan adalah al-Baghdadi sendiri,” kata Penasihat SDF, Polat Can dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Selasa (29/10/2019) waktu setempat.

see

Ordering Tramadol From India Menurut Polat Can, SDF mengkonfirmasi posisi Baghdadi kepada pasukan AS. Pemimpin ISIS tersebut dikatakan hendak berpindah lokasi ke kota Jarablus di Suriah saat operasi militer dilancarkan, sebelum dirinya terbunuh di bagian timur menuju wilayah Idlib, Suriah.

Tramadol Next Day Visa

Tramadol Pay With Mastercard “Seluruh intelijen dan akses kepada Al-Baghdadi, juga identifikasi lokasinya, merupakan hasil pekerjaan kami sendiri. Sumber intelijen kami terlibat dalam mengirimkan koordinat, mengarahkan airdrop, berpartisipasi dan menjadikan operasi sukses hingga menit terakhir,” tandas Polat Can.

Buying Tramadol Online Uk

go to link Diberitakan sebelumnya, Presiden AS Donald Trump juga mengatakan dalam pernyataannya, Minggu (27/10/2019) waktu setempat bahwa Baghdadi memang benar-benar sudah meninggal dunia di usia 48 tahunnya tersebut. http://kmtransformational.com/wp-cron.php?doing_wp_cron=1572783078.4612638950347900390625

go here

get link Negeri Paman Sam tersebut juga mengkonfirmasi lebih lanjut kematian dari tangan kanan Baghdadi sendiri, yang bernama Abu Al-Hassan al-Muhajir. Muhajir sendiri seringkali menjadi tokoh bicara ISIS, dan mengakui dirinya sebagai “pejabat tinggi” di kelompok militan tersebut. follow (DEW/ FER)

go to link

Komentar

News Feed