oleh

Selama Mendampingi Jokowi, Basuki Merasa Libur Adalah Barang Mewah

PMJ – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang terus menggenjot pembangunan infrastruktur tentu membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) harus bekerja keras dalam menajalnakn program-program pemerintah.

Pada periode pertama tercatat ada 1.500 km jalur tol terbangun dan pada periode kedua ditargetkan pembangunan jalan tol naik menjadi 2.500 km. “Karena Trans Sumatera sudah harus nyambung,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam acara diskusi Forum A1 Inisiatif Indonesia di Seribu Rasa, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

“Belum lagi tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya, dan lainnya. Jadi kami hitung harus selesai 2.500 km tol 5 tahun ke depan,” sambung Basuki.

Saat ditanya apakah Jokowi pernah memberikannya hari libur, Basuki menuturkan bahwa dirinya tidak bisa libur dikarenakan pimpinannya sendiri tidak pernah libur. “Beliau sendiri saja nggak pernah libur. Masa kita libur,” ucap Basuki di depan Jokowi.

Selama menjadi anak buah Jokowi, Basuki merasa bahwa hari libur adalah barang yang mewah. “Dulu pernah dibilang Pak Menteri ini alhamdulillah 2 minggu ini (Presiden) stay di Jakarta. Saya bilang mana mungkin betah tahan 2 minggu di Jakarta, ternyata enggak. Seminggu juga ngajak pergi. Libur buat kami buat kabinet ini cukup barang mewah,” ujarnya.

Namun Basuki mengakui pernah sesekali mendapatkan libur dan justru dikarenakan terbiasa bekerja 3 shift dalam seminggu, libur terasa aneh bagi Basuki. “Kalau libur 3 hari malah bingung, karena susah terbiasa ritmenya seperti itu,” pungkasnya. (BHR)

Komentar

News Feed