oleh

Jasa Raharja Tanggung Korban Tewas dan Luka Berat di Tol Cipali

PMJ- Kecelakaan Tol Cipali antara mobil Avanza dan truk pembawa motor yang menewaskan 6 orang dan 1 luka berat di KM 113, masih dalam penyelidikan kepolisian. Meski demikian, Direktur PT Jasa Raharja bergerak cepat untuk langsung terjun ke keluarga korban.

Disampaikan Direktur Operasional PT Jasa Raharja (Persero), Amos Sampetoding, pihaknya prihatin dan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban. Ia memastikan, bahwa korban terjamin Jasa Raharja.

Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 tahun 2017, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan untuk korban luka dan biaya santunan bagi ahli waris korban meninggal.

“Bagi korban luka, biaya perawatan yang akan diberikan maksimum Rp 20 juta, serta tambahan biaya P3K maksimum Rp 1 juta dan Ambulance maksimum sebesar Rp 500 ribu. Sedangkan untuk seluruh korban meninggal dunia masing masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp 50 juta,” terang Amos dari keterangan resmi yang dirilisnya, Minggu (1/12/2019).

Jasa Raharja terus berkordinasi dengan pihak Kepolisian dan Rumah Sakit agar proses penjaminan korban dapat berjalan dengan lancar serta aktif memonitor kondisi perkembangan korban luka.

“Sedangkan bagi korban meninggal dunia setelah diketahui identitas dan ahli warisnya akan segera diproses penyerahan santunannya sesuai domisili korban/ahli waris pada kesempatan pertama,” jelas Amos. (Gtg-03).

Komentar

News Feed