oleh

Lima WNI Diduga Kembali Diculik Kelompok Abu Sayyaf

PMJ – Kelompok Abu Sayyaf kembali dilaporkan telah menyandera warga negara Indonesia (WNI). Padahal sebelumnya, militan yang berbasis di Filipina Selatan ini pernah meculik tiga WNI, sebelum berhasil di bebaskan oleh tentara Filipina.

Seperti dilansir laman The Strait Times, Minggu (19/1/2020), empat pria bersenjata berpakaian serba hitam dilaporkan menyandera lima dari delapan nelayan kapal pukat Malaysia ketika mencari ikan di dekat perbatasan laut Filipina, sekitar pukul 20.00 malam waktu setempat.

Para anak buah kapal yang diculik terdiri dari sang kapten, Arsyad Dahlan (41), La Baa (32), Riswanto Hayono (27), Edi Lawalopo (53), dan Syarizal Kastamiran (29). Mereka bekerja pada perusahaan perikanan berbasis di Sandakan, Malaysia.

Komandan Komando Keamanan Sabah Timur (Esscom), Hazani Ghazali menyebut orang-orang bersenjata itu berada di speedboat dan melarikan diri ke negara tetangga setelah mengambil lima dari delapan sandera.

Hazani menuturkan Esscom telah berkomunikasi dengan pihak berwenang Filipina dan tengah melakukan operasi lanjutan di perairan tersebut.

Kabar penculikan kelima nelayan Indonesia ini didapat Esscom dari laporan nelayan setempat pada Jumat siang sekitar pukul 13.00 waktu lokal. Para nelayan lokal menyebut melihat jaring ikan di lokasi penculikan tetapi tidak dapat menemukan pukat atau kru kapal di sekitar Tambisan.

Pada Jumat malam sekitar pukul 21.00, pasukan Esscom menemukan kapal pukat menuju Tambisan dan menemukan tiga kru kapal di dalamnya.

Komentar

News Feed