oleh

Komisi D DPRD DKI Siap Terus Awasi Revitalisasi Monas

PMJ – Pihak Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta menegaskan, siap terus mengawasi pelaksanaan revitalisasi Monumen Nasional (Monas) sisi dalam atau interior. Langkah itu dinilai penting dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya kesalahan praktek revitalisasi di lapangan.

Dalam APBD tahun anggaran 2020 ini, revitalisasi keseluruhan sektor Monas dianggarkan sebesar Rp 114,7 miliar. Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta menganggarkan detail engineering desain (DED) atau rancangan fisik untuk revitalisasi sektor tengah termasuk interior Monas senilai Rp3 miliar.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah menuturkan, selain penganggaran pihaknya akan fokus mengawasi pelaksanaan revitalisasi sektor tengah yang memiliki banyak peninggalan sejarah.

Ida mengimbau agar revitalisasi yang dilaksanakan Pemprov DKI tidak sedikit pun mengubah nilai-nilai sejarah yang disandang Monas.

“Monas tidak boleh meninggalkan sejarah. Maka sebelum DED dikerjakan, kita minta dipaparkan dahulu,” ucap Ida, di Jakarta.

Masih dari penuturan Ida, dibangunnya Monas oleh Presiden Soekarno untuk merepresentasikan semangat bergelora perjuangan rakyat Indonesia dalam memperebutkan kemerdekaan dari kolonial Hindia Belanda.

Karena itu, Pemprov DKI perlu hati-hati dan cermat dalam merevitalisasi Monas sehingga dalam waktu dekat Komisi D akan menggelar rapat kerja bersama kontraktor penyelenggara revitalisasi.

“Pemenang sayembara desain interior hanya mengambar saja. Makanya kita juga akan mengundang rapat kontraktor. Kita perlu mengetahui konsep pembangunannya sama atau tidak. Karena pemenang sayembara ini tidak dilibatkan dalam pelaksanaan pembangunan nanti,” pungkasnya. (FER).

Komentar

News Feed