oleh

Ada Pembatasan, Jumlah Penumpang Transportasi Publik Turun

PMJ – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin menyebut sejak diberlakukannya pembatasan penumpang sejak 16 Maret 2020, sejumlah transportasi massal terus menurun.

Ditambah lagi, lanjut dia, pembatasan waktu operasional dari mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB diberlakukan mulai Senin 23 Maret 2020. Penurunan jumlah penumpang tersebut sesuai dengan tujuan Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi penyebaran virus corona.

Untuk penumpang Transjakarta, pada 16 Maret 2020 mencapai 255.138 orang atau 30,35 persen dari jumlah penumpang periode Januari sekitar 840.741 penumpang per hari. Pada Rabu 25 Maret 2020, hanya sekitar 62.363 orang atau sekitar 7,42 persen dari jumlah 840.741 per hari.

Kemudian untuk Mass Rapid Transit (MRT), penumpang per Rabu 25 Maret kemarin hanya sekitar 2.914 penumpang atau 3,42 persen dari rata-rata penumpang pada Januari 2020 mencapai 85.112 orang.

Sedangkan untuk Light Rail Transit (LRT) per Rabu 25 Maret hanya sekitar 154 penumpang atau 4,02 persen dari jumlah penumpang periode Januari 2020 mencapai 3.959 penumpang.

“Kami masih membahas adanya pengurangan layanan ataupun armada yang beroperasi seiring dengan penurunan penumpang yang signifikan itu,” kata Syafrin dalam keterangannya, Kamis (26/3/2020).

Syafrin juga menuturkan, jumlah penumpang Kereta Commuter Line per Rabu 25 Maret kemarin hanya berkisar 149.532 penumpang atau hanya sekitar 17,41 persen dari rata rata penumpang periode Januari 2020 mencapai 859.079 penumpang per hari.(Hdi)

Komentar

News Feed