oleh

Polisi Ciduk Dua Pengeroyok Remaja di Jembatan Ciliwung

go PMJ – Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua orang remaja. Mereka adalah MA (20) dan FR (19) ditangkap karean diduga sebagai pelaku pembunuhan saat tawuran di Jembatan Sungai Ciliwung pada Minggu (5/4), sekira pukul 02.00 WIB.

follow site “Tersangka berinisial MA alias Gembel (20 tahun) dan FR (19) mereka ditangkap di Kebon Sayur, Jaktim,” jelas Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Arie Ardian dalam konferensi pers terbatas di Mapolrestro Jaktim, Kamis siang (9/4).

Buy Generic Tramadol Online Penangkapan terhadap keduanya, kata Arie, berdasarkan kesaksian di tempat kejadian perkara (TKP) yang mengarah kepadanya. Insiden tawuran yang menewaskan seorang remaja berinisial RF (16) terjadi saat tawuran dua kelompok remaja.

click here “Keduanya sering terlibat tawuran, jadi mereka memang suka mencari musuh. Menantang kelompok lain untuk tawuran,” ujarnya.

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Arie Ardian dalam konferensi pers terbatas (Foto: Dok PMJ News)

http://waterloomilitaria.com/wp-cron.php?doing_wp_cron=1589411632.5786600112915039062500 Arie menjelaskan, para tersangka memang sudah menyiapkan senjata tajam berupa celurit yang digunakan untuk menyerang korban hingga tewas. “Masing-masing memiliki peran saat melakukan kekerasan fisik terhadap korban,” tandasnya.

http://waterloomilitaria.com/?id_product=1028 Setelah mengeroyok korbannya hingga tewas, kedua tersangka kabur meninggalkan korban yang terkapar di jalan. Rekan korban langsung membawanya ke RS Premier Jatinegara untuk perawatan.

go to site Sayangnya, korban lebih dulu meninggal dunia. Korban tewas akibat menderita luka di bagian punggung dan dada karena sabetan senjata tajam.

Tramadol Order Online “Korban meninggal di RS Premier Jatinegara. Dari situ kami lakukan penyelidikan sampai akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka dan barang bukti,” tuturnya.

source link Atas perbuatannya, MA dan FR dapat dikenakan Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan kematian. Adapun ancaman hukumannya berupa kurungan di atas lima tahun penjara.(Hdi)

Komentar

News Feed