oleh

KPK Awasi Empat Titik Rawan Korupsi Dana Penanganan Covid-19

see PMJ – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri menyebut ada empat titik rawan korupsi dalam penanganan virus Covid-19. Pernyataan ini disampaikannya dalam rapat kerja dengan Tim Pengawasan DPR RI.

Online Apotheke Tramadol Ohne Rezept Menurut Filri, titik rawan pertama rawan korupsi pada sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah dalam penanganan virus corona. Dari situ berpotensi munculnya penggelembungan atau mark up.

Purchase Tramadol Uk “Kami koordinasi dengan LKPP dan BPKP, begitu pertama kali lakukan kami meliputi kegiatan pengawasan barang jasa dengan Kemenkes dan kementerian lain,” jelas Firli di Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Buy Cheap Tramadol Uk Titik rawan kedua, kata Firli, dari sumbangan pihak ketiga. KPK disebutnya selalu melakukan pendataan terkait hal ini, agar tak timbul penyalahgunaan donasi penanganan Covid-19.

enter “Diawasi mekanisme menerima, mekanisme penyaluran, semua harus dibukukan dengan tertib dan dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

here Untuk titik rawan korupsi yang ketiga, lanjut dia, terdapat pada penggunaan realokasi APBN dan APBD dalam penanganan Covid-19. KPK juga sudah melakukan pengawasan terhadap hal tersebut, agar penggunaan anggaran tidak diselewengkan.

Us Tramadol Online Sementara titik rawan terakhir terdapat pada penyaluran bantuan sosial yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah. Koordinasi sudah dilakukan KPK dengan Kementerian Sosial dalam mengawasi penyelenggaraannya.

Tramadol Hydrochloride Buy Online Uk “Bansos kita awasi, penganggaran kita awasi, bantuan pihak ketiga juga kita awasi, dan untuk itu tentu karena kita baca ada kerawanan-kerawanan,” tukasnya.(Hdi)

Komentar

News Feed