oleh

Setelah Berkoar di Twitter, Korban Pelecehan Seksual di Soetta Akhirnya Lapor Polisi

PMJ- Seorang perempuan berinisial LHI yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual dan pemerasan saat melakukan rapid test di Bandara Soekarno Hatta, sudah dimintai keterangan. Polisi terus menyelidikan kasus pengakuan perempuan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik terbang ke Bali pada Senin (21/9) kemarin, lantaran korban sudah kembali ke Bali setelah sempat melakukan perjalanan ke Nias, Sumatera Utara.

“Penyidik sudah janjian dengan pengadu untuk bisa ketemu di Bali. Jadi tim Polres Metro Bandara Soetta sudah ada di Bali untuk janjian dengan pengadu. Ini untuk dilakukan klarifikasi dan membuat laporan,” jelas Yusri Yunus, Senin (21/9/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat memberikan keterangan. (Foto: PMJ News/Fjr).

Ditambahkan Yusri Yunus, keterangan korban dibutuhkan untuk menindak lanjuti cuitannya di Twitter yang sempat bikin heboh itu.

“Ini agar kita bisa tindak lanjuti ya. Keterangan dia (korban) penting diketahui,” tandas Yusri.

“Termasuk pelakunya ini yang inisialnya EFY. Secepatnya kita lakukan pemeriksaan untuk bisa menentukan tindak lanjut ke depannya seperti apa dari kasus pelecehan kepada si pengadu ini,” sambung Yusri.

Kasatreskrim Polres Metro Bandara Soetta, Kompol Alexander Yuriko, Selasa (22/9/2020) juga mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan dari korban.

“Yang bersangkutan sudah melaporkan dan sudah diambil keterangannya,” terang Kompol Alexander Yuriko.

Dugaan terjadi nyapelecehan diunggah LHI melalui akun Twitter @listongs. Melalui sebuah thread, dia membagikan cerita terkait dugaan pemerasan dan pelecehan seksual saat menjalani pemeriksaan rapid test di Bandara Soetta beberapa waktu lalu.(Fjr/Gtg-03)

Komentar

News Feed