oleh

Bareskrim Polri Susun Kontruksi Hukum Kasus Kebakaran Kejagung

PMJ – Bareskrim Polri tengah menyusun konstruksi hukum terkait dengan adanya dugaan kasus tindak pidana dalam peristiwa kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono, Jumat (25/9/2020).

“Penyidik juga sedang menyusun laporan terkait perkembangan proses penyidikan termasuk melanjutkan pembahasan kontruksi hukum yang akan diterapkan dalam penyidikan kasus ini,” ungkap Brigjen Awi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono saat memberikan keterangan. (Foto: PMJ News/Fjr).

Awi mengatakan, penyidik Bareskrim Polri saat ini juga terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kebakaran gedung Kejaksaan Agung.

“Penyidik telah mengirim surat panggilan kepada Kasubagpam Info dan Kasubag Produksi Kejaksaan Agung untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi,” tuturnya.

Dalam penyelidikan kasus ini, Polisi menemukan fakta bahwa adanya tukang bangunan atau kuli yang sedang melakukan pekerjaannya di lantai enam pada gedung tersebut.

Bareskrim Polri menyimpulkan adanya peristiwa pidana dalam kebakaran Kejagung itu. Dugaan ini didapatkan setelah dilakukan penyelidikan mendalam.

Penyidik menemukan bahwa sumber api bukan disebabkan adanya hubungan arus pendek listrik melainkan diduga karena open flame atau nyala api terbuka.(Hdi)

Komentar

News Feed