oleh

Enam Kelompok Sasaran Penerima Vaksin Covid-19, Siapa Saja Mereka?

PMJ – Pemerintah sedang menyusun jalan (roadmap) pemberian vaksin virus Covid-19 di Tanah Air. Vaksinasi Covid-19 bakal diberikan kepada enam kelompok sasaran.

Pemerintah juga sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, terkait pengadaan vaksin, pemerintah terus mengupayakan kerja sama dengan sejumlah pihak serta mendorong produksi vaksin merah putih.

Perusahaan pembuat vaksin Sinovac, Sinopharm, dan Cansino sudah menyampaikan komitmennya untuk memasok vaksin.

“Sinovac, kita sudah punya schedule detail pengadaan 143 juta (dosis) dan seluruhnya awalnya akan bekerja sama dengan Bio Farma,” ungkap Menko Perekonomian.

Sementara dengan Sinopharm, di tahun 2020 ini sekitar 15 juta dosis. Selanjutnya, dengan CanSino menjanjikan sekitar 100 ribu dosis di akhir Desember dan tahun depan sebesar 15 juta dosis. 

Airlangga melanjutkan, sekarang Menteri Kesehatan dan Menteri BUMN juga sedang melakukan negosiasi final dengan AstraZeneca untuk pengadaan 100 juta dosis vaksin.

Enam Kelompok Sasaran Penerima Vaksin Covid-19

Di bawah ini daftar 6 kelompok sasaran penerima vaksin virus Covid-19 di Indonesia

Sasaran pertama, tenaga medis, TNI/Polri, aparat hukum, dan pelayanan publik sebanyak 3,4 juta orang.

Sasaran kedua, tokoh agama/masyarakat, perangkat daerah (kecamatan, desa, RT/RW) sebanyak 5,6 juta orang.

Sasaran ketiga, seluruh tokoh/tenaga pendidik mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, sampai sederajat perguruan tinggi, sebanyak 4,3 juta orang.

Sasaran keempat, aparatur pemerintah (pusat, daerah, dan legislatif) sebanyak 2,3 juta penerima vaksin.

Sasaran kelima, penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan sebanyak 86 juta orang.

Sasaran keenam, masyarakat usia 19 hingga 59 tahun, sebesar 57 juta orang.

Jadi, secara total terdapat 160 juta orang dari enam kelompok penerima vaksin Covid-19.(Setkab/Fer)

Komentar

News Feed