Foto-foto mengklaim membandingkan air mancur Columbus Circle yang bersih terawat pada era Trump dengan air mancur bergrafiti pada era Biden

7 Juni 2026

Rumah Putih membagikan gambar-gambar tersebut pada tahun 2026 dengan label “PENURUNAN ADALAH PILIHAN.”


Gambar milik @TheWhiteHouse, diakses melalui X.

“);
}
else if(is_tablet()){
slot_number++;

var ad_class_name = “snopes_dt_incontent”;
var advertisement_text = “Advertisment:”;

if(is1440NewsletterUser){
ad_class_name += “_sponsorship”;
advertisement_text = “Sponsorship: “+info_icon;
}

document.write(“”);
}

Klaim:

Sepasang foto yang dibagikan oleh Rumah Putih memberikan perbandingan yang akurat antara kondisi air mancur Columbus Circle di Washington, D.C., yang diduga kotor dan penuh grafiti selama pemerintahan mantan Presiden Joe Biden dengan kondisi air mancur yang murni, berkilau putih selama pemerintahan Presiden Donald Trump.

Penilaian:

Miscaptioned

Konteks

Meskipun gambar yang dilabelkan “Joe Biden” asli, penampakan air mancur pada saat itu adalah hasil dari protes tertentu yang membuat monument tersebut dirusak untuk sementara waktu sebelum dibersihkan — bukan kemunduran umum.

Pada Mei 2026, Rumah Putih memposting (arsip) sebuah meme yang terdiri dari sepasang foto yang konon mendokumentasikan Air Mancur Columbus yang bersih, mengilap putih di Washington, D.C., di bawah Presiden AS Donald Trump dan monumen yang sama tampak kumuh serta tertutup grafiti di bawah mantan Presiden Joe Biden.

Dalam meme tersebut, kedua gambar dibatasi oleh label “PENURUNAN ADALAH PILIHAN”:

(Pengguna X @TheWhiteHouse)

Bukti memastikan bahwa gambar-gambar itu sendiri autentik dan diambil selama masa pemerintahan Biden dan Trump, masing-masing, tetapi keterangan salah satu gambar tersebut menyesatkan.

Foto yang diberi label “Joe Biden” diambil tepat setelah demonstrasi pro-Palestina pada 24 Juli 2024, di mana para demonstran mengecat grafiti pada air mancur. Proses pembersihan monumen dimulai keesokan harinya, dan itulah yang terlihat pada foto bagian atas. Implikasi bahwa foto itu menunjukkan air mancur dibiarkan “menurun” hingga keadaan seperti itu adalah salah dan kami menilai meme ini secara keseluruhan sebagai salah keterangan.

Foto yang diberi label “Donald Trump” diambil pada 28 Mei 2026, setelah selesai restorasi selama lima bulan oleh National Park Service sebagai bagian dari inisiatif pemerintahan Trump “Membuat DC Aman & Indah” dalam persiapan peringatan 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan.

Pembersihan pada masa pemerintahan Biden

Foto teratas diambil pada 25 Juli 2024, oleh Ginger Gibson dari NBC News. Para demonstran telah menulis grafiti pro-Palestina pada air mancur itu setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi ibu kota AS dan berpidato di Kongres.

Menurut keterangan NBC: “Pekerja membersihkan grafiti dari sebuah patung di luar Union Station pada hari Kamis, satu hari setelah ratusan demonstran menggelar protes menentang pidato Perdana Menteri Netanyahu di Kongres.”

Foto-foto lain yang diambil oleh seorang jurnalis setempat juga mendokumentasikan upaya pembersihan oleh para pekerja National Park Service:

Air mancur itu kemudian bersih dan bebas grafiti sebelum Trump menjabat, seperti yang ditunjukkan dalam gambar Google Street View yang diambil pada Desember 2024. Penampilan yang buruk pada foto-foto sebelumnya adalah akibat sebuah peristiwa tertentu yang membuat monumen itu rusak, bukan kemunduran umum di bawah Biden.

(Google Street View)

Restorasi oleh pemerintahan Trump

Pada Januari 2026, pemerintahan Trump mengumumkan rencana untuk memulihkan air mancur dan menangani infrastruktur taman yang menua di seluruh Washington. Pada akhir Mei, Departemen Dalam Negeri meresmikan air mancur Columbus Circle yang telah dipulihkan sepenuhnya, dengan air mengalir untuk pertama kalinya sejak 2007.

Sebuah postingan Facebook National Mall and Memorial Parks menyatakan:

Terakhir kali air mengalir dari air mancur Columbus Circle di Union Station, iPhone pertama belum ada. Untuk pertama kalinya sejak 2007, air mancur ini kembali mengalir.

Hari ini, Sekretaris [Interior] Doug Burgum dan National Park Service merayakan pembukaan kembali air mancur dan plaza yang telah direhabilitasi sebagai bagian dari upaya Presiden Trump untuk menjaga Ibu Kota Negara tetap aman, indah, dan layak bagi negara terbesar di Bumi.

New York Times melaporkan bahwa restorasi air mancur Columbus Circle dan delapan air mancur lain di Washington didanai menggunakan 60 juta dolar dari biaya yang dikenakan kepada pengunjung taman nasional di seluruh negeri. Kritikus proyek berpendapat bahwa restorasi struktural yang lebih mendesak diperlukan di tempat lain di negara itu daripada perubahan kosmetik di ibu kota. Misalnya, taman-taman nasional lain sedang mencari dana untuk memperbaiki tembok yang runtuh, menambal lubang, mengganti ambulans, dan memperbaiki sistem pembuangan.

Para pendukung restorasi mengatakan biaya dari pengunjung taman adalah penggunaan dana yang baik untuk air mancur yang telah lama diabaikan. The Times mencatat bahwa biaya memperbaiki air mancur ini sejalan dengan perkiraan yang dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya.

Saat air mancur yang telah direhabilitasi diresmikan, pemerintah federal mengumumkan bahwa mereka juga akan menghabiskan 465 juta dolar untuk perbaikan dan peningkatan di Union Station, tempat air mancur itu berada.

Untuk bacaan lebih lanjut, Snopes telah membahas sejarah monumen utama AS seperti Mount Rushmore.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.