Apa yang Perlu Diketahui tentang Pendaftaran Wajib Militer Otomatis AS yang Direncanakan Hingga Desember 2026

14 April 2026

Klaim:

Laki-laki yang memenuhi syarat berusia 18 hingga 25 tahun akan didaftarkan secara otomatis untuk wajib militer AS pada bulan Desember 2026.

Penilaian:

Konteks

Pada saat tulisan ini dibuat, Sistem Layanan Selektif AS (Selective Service System), badan federal yang mengelola wajib militer beserta pendaftarannya, sedang dalam proses mengubah mekanismenya agar laki-laki yang memenuhi syarat didaftarkan secara otomatis untuk wajib militer sesuai dengan undang-undang yang disahkan pada Desember 2025. Meskipun semua laki-laki berusia 18 hingga 25 tahun tetap wajib didaftarkan jika wajib militer dipulihkan, wajib militer AS telah tidak aktif sejak 1973, ketika negara ini beralih ke angkatan bersenjata sukarela penuh.

Pada April 2026, orang-orang di media sosial mulai membagikan desas-desus bahwa laki-laki yang memenuhi syarat di Amerika Serikat akan didaftarkan secara otomatis untuk wajib militer sebelum akhir tahun. Satu unggahan X (diarsipkan) dari 8 April berbunyi, “BARU: Laki-laki memenuhi syarat berusia 18-25 akan didaftarkan secara otomatis untuk wajib militer AS mulai Desember 2026.”

Klaim ini juga menarik perhatian di platform media sosial lainnya (diarsipkan), seperti Facebook (diarsipkan) dan Reddit (diarsipkan). Pembaca Snopes mencari di situs ini dan mengirim email kepada kami menanyakan apakah desas-desus itu benar.

Saat tulisan ini dibuat, Sistem Layanan Selektif AS, badan federal yang mengelola wajib militer dan pendaftarannya, sedang dalam proses mengubah prosesnya agar laki-laki yang memenuhi syarat didaftarkan secara otomatis untuk wajib militer. Oleh karena itu, kami memberikan penilaian klaim ini benar.

Walaupun semua laki-laki berusia 18 hingga 25 tahun tetap harus terdaftar jika wajib militer dipulihkan, wajib militer AS telah tidak aktif sejak 1973, ketika negara ini beralih ke angkatan bersenjata sukarela.

Pada Desember 2025, Kongres telah mengesahkan dan Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang National Defense Authorization Act untuk 2026. Sebagian dari undang-undang tersebut mengarahkan SSS untuk melakukan perubahan pada sistem pendaftarannya agar menjadi otomatis. Undang-undang itu menyatakan perubahan tersebut akan berlaku satu tahun setelah tanggal pengesahan undang-undang tersebut, yaitu 18 Desember.

Sebelum perubahan yang diwajibkan, hukum AS mengharuskan semua laki-laki berusia 18 hingga 25 tahun mendaftar untuk wajib militer melalui SSS dengan nomor Jaminan Sosial yang valid, menurut halaman FAQ Sistem Layanan Selektif. Jika seorang laki-laki yang memenuhi syarat gagal mendaftar untuk wajib militer secara mandiri, ia bisa dikenai hukuman hingga lima tahun penjara dan/atau denda sebesar $250.000.

Pada 30 Maret 2026, SSS mengusulkan sebuah aturan kepada Administrasi Layanan Umum AS (GSA) untuk mengubah proses pendaftaran wajib militer menjadi pendaftaran otomatis.

Mengusulkan sebuah aturan hanyalah satu langkah dalam proses perumusan kebijakan federal yang bisa memakan waktu berbulan-bulan atau lebih lama bagi lembaga-lembaga federal. SSS menyatakan akan “mengimplementasikan perubahan tersebut pada Desember 2026” dan menggunakan “sumber data federal” untuk mendaftarkan orang secara otomatis.

Untuk bacaan lebih lanjut, Snopes sebelumnya mengonfirmasi sebuah kutipan di mana Juru Bicara Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Trump belum menutup kemungkinan bahwa wajib militer itu nyata.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.