Apakah bola tenis Wimbledon dijadikan rumah bagi tikus panen yang terancam punah?

28 Januari 2026

Klaim:

Beberapa dari 55.000 bola tenis yang digunakan selama turnamen Wimbledon setiap tahun diubah fungsinya menjadi rumah bagi tikus panen yang terancam punah.

Penilaian:

Selama bertahun-tahun, sebuah klaim telah beredar online bahwa bola bekas dari kejuaraan tenis Wimbledon tahunan diubah fungsinya menjadi rumah bagi tikus yang kehilangan habitatnya.

Misalnya pada pertengahan Januari 2026, sebuah akun X menulis (diarsipkan), antara lain: “Setelah turnamen Wimbledon setiap tahun, sebagian dari 55.000 bola tenis bekas diubah menjadi tempat perlindungan kecil bagi tikus panen.”

Desas-desus itu telah berulang muncul di Instagram, Facebook, Reddit dan X sejak setidaknya 2023.

Singkatnya, meskipun Wimbledon sebelumnya telah mendonasikan sebagian bola tenisnya kepada kelompok konservasi untuk digunakan sebagai rumah bagi tikus panen, donasi-donasi ini tampaknya bersifat satu kali. Karena alasan ini, kami menilai klaim ini sebagai usang.

Sumber tertua yang diduga terkait donasi tersebut tampaknya berasal dari sebuah artikel BBC tahun 2001, yang saat itu menyatakan bahwa sebagian dari 36.000 bola tenis turnamen tersebut didonasikan kepada The Wildlife Trusts — sebuah federasi amal konservasi satwa liar di Inggris — untuk didaur ulang sebagai rumah bagi tikus panen. Sebuah artikel BBC tahun 2003 menampilkan catatan tindak lanjut kecil terhadap kisah itu, yang menyatakan bahwa Wimbledon telah mendonasikan 350 bola tenis kepada The Wildlife Trusts dua tahun sebelumnya.

Snopes menghubungi The Wildlife Trusts dan Wimbledon untuk mengonfirmasi apakah turnamen tersebut telah melanjutkan donasi semacam itu dan, jika ya, untuk rincian tentang apa yang termasuk di dalamnya. Seorang juru bicara The Wildlife Trusts berkata: “Sayangnya, kisah bola tenis ini sangat usang karena kami tidak bekerja dengan Wimbledon dalam cara ini untuk beberapa waktu.” Demikian pula, seorang juru bicara Wimbledon mengonfirmasi bahwa kisah tentang tikus panen adalah cerita lama.

Pada 2011, surat kabar The Guardian melaporkan bahwa Wimbledon kembali mendonasikan bola tenis untuk rumah tikus, kali ini atas permintaan sebuah akuarium di bagian utara Inggris. The Guardian tidak menyebutkan berapa banyak bola tenis yang didonasikan pada saat itu.

Tidak ditemukan artikel yang lebih baru tentang turnamen yang melakukan donasi semacam itu, meskipun klub tenis lain di Inggris dilaporkan telah memberikan bola tenis untuk tujuan yang sama.

Walaupun tidak terancam secara global, tikus panen dianggap “Hampir Terancam” di Inggris, menurut Mammal Society, sebuah badan amal Britania. Tikus panen adalah tikus terkecil milik Inggris, yang berarti bola tenis dengan lubang yang dipotong di dalamnya bisa menjadi tempat bagi tikus-tikus tersebut beristirahat dari predatornya.

Selama turnamen berlangsung, Wimbledon menjual bola tenis bekasnya secara langsung di lokasi, dan hasil penjualan tersebut disalurkan ke Wimbledon Foundation, organisasi amalnya. Wimbledon telah menjual bola tenis bekasnya selama beberapa tahun terakhir, menurut juru bicara turnamen.

Situs web Wimbledon tidak memasukkan informasi mengenai nasib bola tenis yang tidak terpakai dan tidak terjual, tetapi Keith Prowse, sebuah perusahaan hospitality olahraga yang bermitra dengan Wimbledon, mengatakan bahwa bola-bola tersebut didonasikan atau didaur ulang dalam beberapa minggu dan bulan setelah turnamen selesai. Situs web Keith Prowse menambahkan: “Sebelumnya, beberapa bola telah didonasikan kepada UK Wildlife Trust yang memotongnya dan menggunakan mereka untuk membuat rumah bagi tikus panen!”

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.