Apakah David Muir ‘meledak’ di siaran langsung, memperingatkan darurat militer dan tidak ada pemilu tengah masa jabatan?

21 Januari 2026

Claim:

Berita pembawa acara ABC, David Muir, naik darah di udara saat membahas Presiden AS Donald Trump pada Januari 2026, memperingatkan tentang keadaan darurat militer dan tidak adanya pemilu sela.

Rating:

Pada Januari 2026, seorang agen Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) menembak mati Renee Good yang berusia 37 tahun selama gelombang operasi ICE di Minneapolis. Penembakan itu memicu kemarahan di seluruh negeri, menimbulkan ketegangan antara para pengunjuk rasa dan aparat penegak hukum — terutama di Minneapolis sendiri.

Presiden Donald Trump dan pemerintahannya menanggapi dengan meningkatkan jumlah petugas federal yang ditempatkan di kota itu dan negara bagian Minnesota secara keseluruhan, bahkan mengancam untuk menggunakan Undang-Undang Pemberontakan guna menggunakan militer AS untuk meredam protes.

Dalam suasana itu, sebuah rumor beredar di Facebook (diarsipkan) bahwa David Muir, pembawa acara siaran utama ABC News, mengeluarkan peringatan menakutkan secara langsung di udara mengenai arah kebijakan pemerintahan tersebut. Rumor ini, yang banyak pembaca Snopes kirimkan kepada kami melalui email dan cari di situs ini, membagikan kata-kata Muir yang terlihat seperti cerita dramatis ulang dengan tautan ke sebuah posting blog untuk informasi lebih lanjut. Postingan itu diawali dengan:

“APAKAH KAU BUTA TERHADAP APA YANG AKAN DATANG, ATAU KAU HANYA TAKUT UNTUK MENYATAKANNYA DENGAN LANTANG?” David Muir membentak, suaranya memotong studio seperti sebilah pedang.

Ruangan itu sepi. Kamera tetap mengalirkan gambar saat ketegangan semakin tebal. Muir mencondongkan badan ke depan, matanya menyala, tak lagi menyembunyikan kemarahannya. “Aku memberi tahu kalian sekarang,” lanjutnya, “kekacauan ini bukan kebetulan. Kekacauan ini? Itu bahan bakar. Ini sebuah persekongkolan.”

Salah satu panelis mencoba untuk menyela, tetapi Muir mengangkat tangannya dengan tegas. “Tidak—dengar. Ketika jalanan terbakar dan institusi retak, di situlah orang-orang berbahaya bergerak. Trump tidak takut pada kekacauan. Ia membutuhkannya.”

Ia berhenti sejenak, membiarkan kata-kata itu meresap. “Darurat militer. Kekuatan darurat. Norma-norma yang ditangguhkan. Dan tiba-tiba—tidak ada pemilu sela.”

Cerita itu bukanlah pengulangan faktual dari apa yang pernah diucapkan Muir dalam salah satu siarannya. Itu menunjukkan semua ciri khas jenis cerita yang dihasilkan oleh alat kecerdasan buatan yang umum digunakan di Facebook. Karena itu klaim tersebut kami anggap palsu.

Snopes mencari secara daring nama Muir bersama kutipan “blind” dan bersama frasa “martial law,” yang dimasukkan postingan tersebut dalam peringatan Muir yang diduga. Pencarian mana pun tidak menunjukkan pelaporan kredibel mengenai pidato yang diduga itu, dan pencarian dengan kutipan itu hampir secara eksklusif mengembalikan postingan Facebook lain yang membagikan cerita yang persis sama.

Baik postingan itu sendiri maupun blog yang ditautkannya tidak mencatat kapan Muir “snapped” di udara atau peristiwa mana secara khusus yang sedang ia reaksikan. Meski demikian, karena postingan itu dipublikasikan pada sore hari 14 Januari, Snopes menelusuri episode siaran berita malam Muir dari 10–13 Januari untuk mengetahui kapan ia “snapped.” Muir tidak menyampaikan pidato itu pada tanggal 10, 11, 12, atau 13.

Yang paling dekat dengan sesuatu yang ia katakan seperti dalam postingan Facebook itu adalah pada 13 Januari, ketika ia melaporkan bahwa Trump memperingatkan tentang “hari pertanggungjawaban dan pembalasan yang akan datang atas oposisi terhadap kebijakan imigrasinya.” “Hari pertanggungjawaban dan pembalasan” itu adalah kutipan langsung dari sebuah pos media sosial milik Trump (arsip).

Blog yang tertaut dalam postingan yang menyebarkan rumor tentang Muir dipenuhi iklan, sama seperti yang tertaut dalam banyak cerita AI yang dihasilkan mengenai selebriti yang merajalela di Facebook. Tujuan dari posting-postingan ini adalah mengarahkan lalu lintas ke blog yang dipenuhi dengan banyak cerita yang dihasilkan AI setiap hari agar pemiliknya bisa mendapatkan uang dari pendapatan iklan.

Genre populer dari posting-posting ini adalah ketika tokoh yang bersangkutan mengejutkan sebuah ruangan dengan tiba-tiba membahas politik atau isu lainnya. Tulisan-tulisannya sering dramatis dan puitis, penuh dengan kalimat pendek dan pengingat makna kata-kata atau tindakan subjeknya. Tulisan serupa muncul dalam posting Facebook yang dihasilkan AI tentang Barron Trump, Helen Mirren, Stephen Colbert, dan Bette Midler. Snopes telah memverifikasi fakta.

Halaman yang memposting cerita itu, Clarity Newsline, tampak secara eksklusif memposting cerita yang dihasilkan AI tentang Muir. Cerita-cerita kosong tersebut ditulis dengan gaya yang konsisten dengan tulisan yang dihasilkan AI dan terhubung ke blog-blog yang penuh iklan yang dihosting di situs yang sama.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.