Apakah Kristi Noem mengatakan bahwa Alkitab ditulis dalam bahasa Inggris?

18 Februari 2026

Klaim:

Merespons pertunjukan paruh waktu Super Bowl 2026 yang dipandu oleh artis Puerto Rico Bad Bunny, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem berkata: “Jika Yesus ingin Amerika Serikat berbicara bahasa Spanyol dan pertunjukan paruh waktu Super Bowl disajikan dalam bahasa asing, Dia tidak akan menuliskan Alkitab dalam bahasa Inggris.”

Penilaian:

Penampilan pertunjukan paruh waktu Super Bowl 2026, yang dipandu oleh artis Puerto Rico Bad Bunny, hampir seluruhnya dilakukan dalam bahasa Spanyol. Dalam beberapa hari menjelang acara tersebut, Presiden AS Donald Trump dan beberapa pejabat senior pemerintah mengkritik pertunjukan itu, dengan fokus utama pada penggunaan bahasa Spanyol daripada bahasa Inggris.

Setelah Super Bowl, beberapa orang di media sosial mengklaim (tersimpan) bahwa Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem mengatakan, “Jika Yesus ingin Amerika Serikat berbicara bahasa Spanyol dan pertunjukan paruh waktu Super Bowl disajikan dalam bahasa asing, Dia tidak akan menuliskan Alkitab dalam bahasa Inggris.”

Klaim yang dirumorkan itu dibagikan oleh orang-orang yang kritis terhadap pemerintahan Trump, yang menyoroti bahwa beberapa orang pada mulanya menulis kitab-kitab Alkitab terutama dalam bahasa Ibrani dan Yunani.

Klaim itu dibagikan di situs-situs media sosial seperti Threads (tersimpan), Reddit (tersimpan) dan X (tersimpan). Banyak pembaca Snopes mengirimkan email kepada kami dan mencari di situs kami untuk mengetahui apakah Noem benar-benar mengatakan bahwa Alkitab ditulis dalam bahasa Inggris.

Namun rumor tersebut tidak benar. Kutipan itu berasal dari halaman Facebook satiris yang secara jelas memberi label sebagai satir.

Versi paling awal yang kami temukan muncul dalam postingan (tersimpan) dari halaman Facebook Mrs. Putin, yang menggambarkan dirinya sebagai akun satiris/parodi yang memerankan karakter fiksi.

Walaupun beberapa postingan yang kemudian menyebarkan rumor tidak selalu menyertakan gambar yang diposting oleh Mrs. Putin, banyak di antaranya melakukannya. Postingan-postingan tersebut, seperti yang ditampilkan pada awal artikel ini, menyertakan watermark milik Mrs. Putin yang menandai gambar tersebut sebagai satir.

Mrs. Putin sering memposting seakan-akan mereka adalah Trump, termasuk dalam postingan ini (tersimpan) yang menanggapi penilaian Transparency International terhadap tingkat korupsi di Amerika Serikat. Akun ini sering menanggapi berita fiksi dan kutipan yang dibuat sendiri. Postingan-postingan ini cenderung menyertakan ejaan yang konsisten salah pada organisasi berita, orang, dan judul sebagai sinyal bahwa postingannya bukan berita asli atau kutipan.

Kutipan Alkitab Bahasa Inggris Noem tidak berbeda. Gambar tersebut menyertakan logo sebuah “Fox Mews Chanel” alih-alih “Fox News Channel,” yang merupakan logo salah eja yang sama yang muncul dalam tiga gambar Mrs. Putin yang telah diverifikasi oleh Snopes.

Selain itu, “Fox Mews Chanel” memberi kutipan itu kepada “Kristi Noaim” alih-alih “Kristi Noem,” dan menyebutkan jabatannya sebagai “Homelad Suckretary” alih-alih “Homeland Security Secretary.”

Akun tersebut menunjukkan petunjuk-petunjuk ini di kolom komentar postingan Noem.

Kami juga mencari foto Noem yang digunakan dalam gambar tersebut dan kutipan yang diduga.

Foto tersebut, diterbitkan oleh The New York Times pada Januari 2026, menunjukkan Noem mengumumkan penangkapan orang-orang yang dikatakan terkait dengan geng jalanan Dominika di Kota New York. Berbagai pencarian tidak mengungkapkan laporan berita kredibel atau sumber untuk kutipan Alkitab bahasa Inggris itu. Noem tidak memosting apa pun tentang Alkitab yang berbahasa Inggris pada kedua akun X miliknya (tersimpan), baik sebelum maupun sesudah Super Bowl.

Untuk latar belakang, berikut mengapa kami memberi tahu pembaca tentang rumor yang dibuat oleh sumber yang menyatakan keluaran mereka bersifat humoris atau satiris.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.