Apakah Negara Bagian AS Melarang ‘Mengemudi Tanpa Tujuan’ melalui RUU 626? Cek Fakta Sebelum Membagikan Klaim

19 Mei 2026

Klaim:

Gambar-gambar yang beredar online secara autentik menunjukkan pengumuman yang memperkenalkan undang-undang yang melarang “mengemudi tanpa tujuan” di Florida, Kentucky, Ohio, Washington dan seluruh Amerika Serikat mulai 15 Mei 2026.

Penilaian:

Pada pertengahan Mei 2026, gambar-gambar beredar online yang konon menunjukkan pengumuman yang memperkenalkan undang-undang yang melarang “mengemudi tanpa tujuan” di Florida, Kentucky, Ohio, Washington, dan bahkan seluruh Amerika Serikat mulai 15 Mei 2026. Gubernur negara bagian tersebut dan Presiden Donald Trump tampak menandatangani dokumen-dokumen terkait.

Sebagai contoh, seorang pengguna Instagram membagikan news release (arsip) yang diduga milik Gubernur Ohio, Mike DeWine yang mengumumkan legislasi baru itu. Keterangan dalam unggahannya berbunyi, “Tapi mereka menyetujui balap jalanan.”

(@art_is_fast, diakses melalui Instagram)

Dua paragraf pertama dari pengumuman yang diduga itu, yang tertanggal 12 Mei 2026, berbunyi:

Gubernur Mike DeWine secara resmi telah menandatangani House Bill 626 menjadi undang-undang, membuat mengemudi tanpa tujuan di Negara Bagian Ohio dilarang efektif mulai 15 Mei 2026.

Di bawah undang-undang baru ini, individu tidak diperbolehkan lagi mengoperasikan kendaraan bermotor tanpa tujuan yang jelas dan sah. “Cruising around,” “joyriding,” atau “mengemudi tanpa tujuan” sekarang dilarang menurut hukum negara bagian.

Pengumuman hampir identik untuk Florida, Kentucky, Washington dan negara bagian lainnya juga beredar luas di media sosial (terarsipkan, terarsipkan, terarsipkan, terarsipkan). Pembaca Snopes juga menghubungi kami untuk menanyakan apakah pengumuman itu nyata.

Semua pengumuman yang diduga itu palsu, artinya tidak berasal dari kantor-kantor gubernur masing-masing, maupun dari Trump. Dokumen-dokumen buatan tersebut membawa tanda-tanda jelas bahwa mereka dibuat, setidaknya sebagian, menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatan, termasuk teks yang tidak akurat dan segel negara bagian yang salah.

Tidak ada legislasi seperti itu

Pengumuman negara bagian yang diduga tersebut merujuk pada legislasi anti-mengemudi tanpa tujuan yang disebut sebagai House Bill 626 atau Senate Bill 626, sedangkan pengumuman tingkat negara itu menyebutnya “Aimless Driving Prevention Act” (Undang-Undang Pencegahan Mengemudi Tanpa Tujuan). Tidak ada legislasi seperti itu yang benar-benar ada. Ohio dan Kentucky memang memiliki RUU bernama House Bill 626 dari sesi legislasi terakhir mereka, meskipun RUU tersebut tidak terkait dengan mengemudi tanpa tujuan. Florida tidak memiliki House Bill 626, Washington tidak memiliki Senate Bill 626, dan Trump belum memperkenalkan “Aimless Driving Prevention Act” secara nasional.

Belum jelas siapa yang pertama kali memposting pengumuman palsu tersebut dan apakah itu dimaksudkan sebagai satir. Snopes menghubungi beberapa orang yang termasuk di antara yang pertama memposting dokumen palsu tersebut untuk menanyakan apakah mereka yang membuatnya. Kami menunggu balasan atas pertanyaan kami.

Salah satu tanda bahwa pengumuman yang diduga berasal dari gubernur Ohio, Florida, Kentucky, dan Washington itu palsu adalah karena mereka menampilkan versi stempel negara bagian yang salah di bagian atasnya. Pengumuman asli dari kantor gubernur tidak akan membuat kesalahan seperti ini.

Pengumuman Ohio yang diduga secara keliru menggambarkan “sheaf of wheat” dan “bundle of arrows” di pusat segel negara bagian. Segel Florida pada dokumen yang diduga itu menampilkan gambar yang salah di bagian tengah (ini versi asli) dan mengeja kata “Great” secara salah dalam teks yang mengelilingi segel. Pengumuman palsu Kentucky memiliki skema warna yang salah dan menggambarkan dekorasi di bagian bawah lingkaran luar segel secara tidak tepat. Segel Washington pada dokumen tiruan menggunakan skema warna yang salah dan menampilkan teks yang tidak dapat dibaca. Akhirnya, segel kepresidenan pada pengumuman palsu tidak menampilkan frasa Latin “E Pluribus Unum” yang terlihat pada segel asli.

Teks atau gambar yang disalah-render adalah tanda-tanda jelas penggunaan AI.

Pengumuman negara bagian yang diduga juga masing-masing menampilkan kutipan yang dikaitkan dengan gubernur negara bagian tersebut yang identik di empat dokumen (kecuali nama negara bagiannya).

Kutipan yang diduga berbunyi, “[Orang Ohio/Orang Floridia/Orang Kentucky/Orang Washington] pantas mendapatkan jalan yang lebih aman dan komunitas yang lebih kuat. Undang-undang ini memastikan jalan raya kita digunakan secara bertanggung jawab dan dengan tujuan.”

Tidak mungkin bahwa Gub. DeWine, Ron DeSantis, Andy Beshear, dan Bob Ferguson semuanya akan mengeluarkan pernyataan yang persis sama.

Pengumuman palsu beredar kira-kira satu minggu setelah beberapa pengguna media sosial mengklaim bahwa Trump mengatakan orang-orang sebaiknya “hanya mengemudi menuruni bukit” untuk menghemat bensin.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.