Apakah Netanyahu Tewas dalam Serangan Rudal Iran? Klaim Dibantah

14 Maret 2026

Klaim:

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah tewas dalam serangan rudal Iran terhadap Israel pada awal Maret 2026.

Peringkat:

Pada awal Maret 2026, beredar rumor online bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah tewas dalam serangan rudal Iran terhadap Israel.

Pembaca Snopes meminta kami untuk mengonfirmasi apakah Netanyahu telah meninggal atau masih hidup. Sebuah video Facebook pada tanggal 11 Maret mengklaim menampilkan “kesedihan di dalam bunker bawah tanah Israel di tengah kematian Netanyahu.” Sebuah video TikTok mengklaim kematian Netanyahu yang diduga adalah akibat rudal Iran.

Tidak ada bukti bahwa Netanyahu tewas akibat serangan rudal Iran. Pada 12 Maret, perdana menteri berbicara dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di X serta melalui berbagai outlet media. Karena itu, kami menilai klaim ini sebagai palsu.

Kami telah menghubungi pemerintah Israel untuk memberi komentar dan akan memperbarui postingan ini jika kami menerima tanggapan. 

Kabar-kabar tersebut tampaknya berasal dari laporan Tasnim News Agency, sebuah media Iran yang diduga terkait dengan Korps Pengawal Revolusi Iran. Pada 9 Maret, akun X berbahasa Inggris milik media tersebut memposting hal berikut:

Klaim media sosial yang belum terverifikasi bahwa Iran membom rumah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan membunuh saudara lelakinya, sambil melukai Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, telah beredar luas secara online setelah komentar mantan perwira intelijen AS Scott Ritter.

Ritter, yang menggambarkan dirinya sebagai mantan Marinir AS dan pejabat intelijen pada profil X-nya, membuat klaim di atas pada 9 Maret di RT, sebuah outlet media beranggota negara Rusia.

Sesuai sebuah artikel pada 10 Maret di situs Tasnim, Netanyahu kemungkinan cedera berat atau tewas karena faktor-faktor berikut. Artikel tersebut mencatat bahwa pemerintahan Israel belum mengkonfirmasi maupun menolak faktor-faktor tersebut:

1. Telah hampir tiga hari sejak video terakhir Netanyahu diunggah di saluran pribadinya, dan hampir empat hari sejak gambar terakhirnya dipublikasikan. Sejak itu, beberapa pernyataan yang dikaitkan dengan Netanyahu telah berbasis teks.

2. Sebelum video terakhir Netanyahu, setidaknya satu video, dan kadang-kadang hingga tiga video, biasanya dirilis setiap hari. Namun ketiadaan video setidaknya satu video dalam tiga hari terakhir telah memperkuat spekulasi.

3. Sejumlah sumber berbahasa Ibrani melaporkan bahwa pada 8 Maret, muncul laporan bahwa perimeter keamanan di sekitar rumah Netanyahu ditingkatkan, terutama untuk menghadapi potensi drone bunuh diri.

4. Dikatakan bahwa pembatalan kunjungan yang direncanakan Jared Kushner (menantu Presiden AS Donald Trump) dan Steve Witkoff (perwakilan khusus Trump) ke Israel, yang dijadwalkan untuk hari ini, terkait dengan situasi ini.

5. Istana Élysée juga tidak menentukan tanggal percakapan telepon antara Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Netanyahu dalam laporan berita tentang panggilan tersebut, dan hanya teks dari percakapan yang diduga itu dirilis.

Kami meninjau penampilan publik Netanyahu belakangan ini dan halaman media sosialnya. Menurut situs resmi pemerintah Israel, foto-foto menunjukkan dia mengunjungi sebuah pelabuhan di kota Ashdod pada 10 Maret. Rilis berita tersebut mencantumkan pernyataan berbasis teks dari Netanyahu mengenai kunjungan itu.

Pada 10 Maret, akun Instagram Netanyahu mempublikasikan video yang menunjukkan Netanyahu berbicara, dengan klaim bahwa ia mengunjungi National Health Command Center Israel. Foto-foto kunjungan tersebut muncul di halaman Facebook resmi Perdana Menteri Israel. Menurut situs pemerintah, Netanyahu melakukan kunjungan itu pada 9 Maret.

Baik situs pemerintah maupun akun Instagram Netanyahu tidak memuat pembaruan apa pun dari sang perdana menteri pada 11 Maret.

Pada malam 12 Maret, Netanyahu berbicara dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di X oleh akun resmi kantor pers pemerintahan Israel, serta di YouTube oleh media seperti Al Jazeera English. Netanyahu menegaskan kepada warga Israel bahwa negara itu “lebih kuat dari sebelumnya.”

Media Israel The Jerusalem Post menilai kabar kematian Netanyahu sebagai “teori konspirasi palsu” dalam artikel pada 10 Maret, dengan menyatakan, “Karya ini mengikuti pola yang sudah dikenal dalam perang informasi Iran dan pro-Iran, dengan potongan informasi publik nyata dijahit menjadi narasi dramatis, lalu disebarkan seolah-olah mengarah pada sebuah peristiwa tersembunyi.”

Tidak ada juga bukti bahwa serangan Iran membunuh atau melukai saudara Netanyahu, Iddo Netanyahu, maupun Ben-Gvir, menteri keamanan nasional, yang memposting video di akun TikTok resminya yang menyatakan dia masih hidup.

Snopes telah meliput hoax kematian terhadap banyak tokoh publik selama perang dan konflik, termasuk hoax mengenai Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.