Apakah Trump mengatakan fasilitas ICE seharusnya digunakan untuk menahan komunis dan Demokrat?

11 Juli 2026

“Kami memiliki ruang, fasilitas yang indah,” ujar postingan Truth Social yang diduga berasal dari Trump.


Gambar milik Chip Somodevilla, diakses melalui Getty Images

Klaim:

Sebuah tangkapan layar secara autentik menunjukkan sebuah posting Truth Social bulan Juli 2026 di mana Presiden AS Donald Trump mengatakan ia berencana menggunakan pusat penahanan Immigration and Customs Enforcement untuk komunis dan “politisi Demokrat.”

Penilaian:

Fake

Pada awal Juli 2026, sebuah gambar beredar di internet yang mengaku menampilkan sebuah posting dari Presiden AS Donald Trump di mana ia mengatakan bahwa ia berencana menggunakan pusat penahanan yang dikelola oleh Immigration and Customs Enforcement untuk para komunis dan “politisi Demokrat.”

Tangkapan layar yang diduga itu menyebar di media sosial, termasuk X dan Threads. Seorang pengguna X yang membagikan gambar tersebut bertanya, “Apakah ini ancaman serius?” (diarsipkan): 

(Pengguna X @DougWahl1)

Postingan yang diduga milik Trump, bertanggal 5 Juli, mengatakan ia telah meminta Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin untuk melihat apakah fasilitas ICE dapat digunakan untuk menahan lawan politik, antara lain orang-orang tersebut. Isinya:

Saya meminta Menteri Keamanan Dalam Negeri kami yang GREAT, Markwayne Mullin, untuk segera menyelidiki apakah pusat penahanan ICE juga bisa digunakan untuk KOMUNIS. Kami memiliki ruang, fasilitas yang indah, dan banyak KOMUNIS berbahaya yang telah diidentifikasi, sebagian besar politisi Demokrat, penyelenggara radikal, dan orang-orang yang menuntut perawatan anak yang terjangkau. Minnesota adalah ujian yang sangat berhasil. Kita harus melindungi Amerika sebelum orang-orang gila ini memberikan perawatan kesehatan kepada semua orang!

Beberapa pembaca Snopes juga menghubungi kami untuk mengonfirmasi apakah postingan itu nyata.

Namun, tangkapan layar itu dibuat-buat. Karena itu, kami menilai sebagai palsu.

Pencarian terhadap lini masa Trump di Truth Social dan arsip Truth Trump tidak menemukan postingan semacam itu. Pencarian lebih lanjut di Google, Yahoo dan DuckDuckGo gagal menemukan laporan berita tentang Trump yang berupaya menggunakan fasilitas ICE untuk menahan lawan politik.

Jika Trump mengumumkan rencana seperti itu, para jurnalis di media terpercaya, seperti The Associated Press atau Reuters, pasti akan melaporkannya secara luas, dan pencarian tersebut akan menemukan bukti seperti itu. Itu tidak terjadi.

Sebaliknya, sejumlah petunjuk menunjukkan bahwa tangkapan layar yang diduga itu adalah fabrikasi. Misalnya, pada setiap postingan, jumlah “likes” dan “ReTruths” (padanan reshare di Truth Social) selalu sama, dan postingannya memiliki latar belakang gelap. Jika postingan itu nyata, orang akan mengambil tangkapan layar pada waktu yang berbeda dan dalam format yang berbeda, menggunakan perangkat dengan pengaturan yang berbeda; hal ini akan menunjukkan jumlah likes dan reshares yang berbeda, serta latar belakang yang lebih terang.

Tanda-tanda lain menunjukkan bahwa postingan palsu itu mungkin bersifat humor, khususnya gagasan Trump yang diduga untuk menahan “orang-orang yang menuntut perawatan anak yang terjangkau” dan seruan untuk “melindungi Amerika sebelum orang gila ini memberi semua orang perawatan kesehatan!” Trump tidak pernah mengancam memenjarakan orang karena ingin perawatan kesehatan dan perawatan anak yang lebih terjangkau.

Contoh paling awal dari postingan ini yang bisa kami identifikasi diposting di X pada 6 Juli 2026 (diarsipkan). Kami menghubungi akun tersebut untuk menanyakan apakah pengguna bertanggung jawab atas tangkapan layar palsu itu atau dari mana mereka mendapatkannya, dan kami akan memperbarui laporan ini jika kami menerima respons. Akun tersebut tampak mendukung demokratis sosialisme, dan pos-posnya mengkritik pemerintahan Trump.

Untuk bacaan lebih lanjut, Snopes telah membahas banyak contoh unggahan Trump palsu di masa lalu, termasuk sebuah unggahan yang konon menyatakan bahwa ia tidak lagi tertarik menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.