Regional

Selasa, 13 Juli 2021 22:00 WIB

Prihatin! Stok Vaksin Covid-19 di Kabupaten Kudus Mulai Habis

Editor: Ferro Maulana

Vaksinasi di Kudus. (Foto: Dok Net)

PMJ NEWS -  Pemkab Kudus Jawa Tengah mengumumkan mulai kehabisan stok vaksin Covid-19 di gudang farmasinya.

Stok yang habis yaitu suntikan pertama maupun kedua, sehingga untuk dapat melanjutkan program tersebut membutuhkan tambahan alokasi agar percepatan vaksinasi mampu direalisasikan.

"Vaksin yang sudah terdistribusi ke sejumlah fasilitas kesehatan diperkirakan penyuntikannya akan berakhir tanggal 17 Juli 2021. Atau semua faskes di Kudus yang mendapatkan tugas penyuntikan vaksin rampung," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo melalui Kepala Seksi Survalen Imunisasi Aniq Fuad di Kudus, Selasa (13/7/2021).

Dirinya pun berharap pengajuan penambahan dosis vaksin sebanyak 70 ribu dosis kepada Kementerian Kesehatan dapat direalisasikan agar vaksinasi tidak berhenti sementara.

Meski begitu, hingga saat ini belum juga terealisasi walaupun sudah ada informasi Kudus akan mendapatkan vaksin Pfizer dari Amerika Serikat.

"Ketika terealisasi, akan kami lakukan vaksinasi untuk dosis kedua sehingga harapannya yang diterima vaksin Sinovac. Sementara untuk suntikan pertama tidak dipermasalahkan. Baik dikasih Pfizer atau Moderna,” jelasnya.

Menurut Badai Ismoyo, stok vaksinasi yang ada saat ini juga difokuskan untuk penyuntikan kedua. Hal itu disebabkan, banyak warga Kudus yang telah menjalani suntikan pertama segera memasuki jadwal penyuntikan keduanya.

Sementara itu, realisasi penyuntikan vaksin antara suntikan pertama dan kedua masih terjadi ketimpangan.

Realisasi penyuntikan pertama dari target 825.812 sasaran baru mencapai 135.811 sasaran atau 16,4 persen. Sedangkan suntikan kedua baru mencapai 46.190 sasaran atau 5,6 persen.

Adapun, target sebanyak 825.812 sasaran sudah memasukkan kelompok remaja dengan target 161.146 sasaran. Kemudian, selebihnya untuk para tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, masyarakat umum dan masyarakat rentan.

Kabupaten Kudus juga, menurutnya, juga telah mengirimkan pengajuan penambahan dosis vaksin sebesar 70 ribu dosis. Tetapi, hingga sekarang belum juga terealisasi.

 

BERITA TERKAIT