test

Kesehatan

Senin, 6 September 2021 10:05 WIB

Studi: ASI Ibu yang Sudah Divaksin Berikan Perlindungan Antibodi untuk Bayi

Editor: Hadi Ismanto

Ibu yang menyusui kini boleh mendapatkan vaksinasi Covid-19. (Foto: PMJ News/Ilustrasi/Hadi).

PMJ NEWS - Sebuah studi terbaru mengungkap Air Susu Ibu (ASI) dianggap mampu memberikan perlindungan antibodi kepada bayi, terutama bagi ibu bayi yang sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

"ASI dari ibu yang telah divaksinasi penuh mengandung antibodi yang dapat melindungi bayi dari virus Corona," demikian hasil kutipan penelitian seperti dilansir laman Al Arabiya, Senin (5/9/2021).

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di University of Florida (UF) dan diterbitkan dalam jurnal Breastfeeding Medicine menunjukkan ibu menyusui yang divaksinasi cenderung memberikan antibodi 100 kali lebih banyak kepada anak-anak

"Temuan kami menunjukkan vaksinasi menghasilkan peningkatan antibodi yang signifikan dalam ASI terhadap SARS-CoV-2 virus yang menyebabkan Covid-19. Ini menunjukkan ibu yang divaksinasi dapat menurunkan kekebalan ini kepada bayi mereka," tutur penulis senior studi dan profesor di departemen mikrobiologi dan ilmu sel UF/IFAS, Joseph Larkin III.

Penelitian dilakukan antara Desember 2020 dan Maret 2021, yaitu sekitar waktu ketika vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna pertama kali tersedia untuk petugas kesehatan.

Para peneliti melibatkan 21 petugas kesehatan yang tengah menyusui, yang tidak pernah tertular Covid-19. Mereka mengambil sampel ASI dan darah sebanyak tiga kali: sebelum mendapatkan vaksin, setelah dosis vaksin pertama dan kemudian setelah suntikan kedua.

"Biasanya, ibu hamil divaksinasi batuk rejan dan flu karena ini bisa menjadi penyakit serius bagi bayi. Bayi juga dapat tertular Covid-19, jadi vaksinasi rutin ibu terhadap virus bisa menjadi sesuatu yang kita lihat di masa depan,” kata rekan penulis lain, Vivian Valcarce.

Para peneliti mencatat bayi yang baru lahir cenderung memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah, membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

Sehingga selama periode rentan ini, bayi mengandalkan ASI untuk memberi mereka kekebalan karena mengandung berbagai jenis antibodi yang membantu melindungi mereka dari berbagai penyakit.

Dalam unggahan blog di situs universitas, tim menyatakan mereka akan terus mengeksplorasi bagaimana ASI yang mengandung antibodi Covid-19 yang diperoleh secara tidak langsung dari vaksinasi melindungi bayi.

"Kami ingin tahu apakah bayi yang mengonsumsi ASI yang mengandung antibodi ini mengembangkan perlindungannya sendiri terhadap Covid-19," ungkap Larkin.

"Selain itu, kami juga ingin tahu lebih banyak tentang antibodi itu sendiri, seperti berapa lama mereka ada dalam ASI dan seberapa efektif mereka dalam menetralkan virus,” tambahnya.

BERITA TERKAIT