News

Senin, 13 September 2021 15:35 WIB

Tinjau Vaksinasi di Sukoharjo, Jokowi Minta Kepsek Segera Buka PTM Terbatas

Editor: Hadi Ismanto

Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi pelajar SMA sederajat se-Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Foto: PMJ News/Instagram @jokowi).

PMJ NEWS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada para kepala sekolah untuk segera melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Namun, dia mengingatkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi.

Adapun persyaratan tersebut di antaranya wilayah sekolah dimaksud sudah berada minimal PPKM Level 3 dan pelajar beserta tenaga pendidik di sekolah tersebut sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meninjau vaksinasi pelajar SMA sederajat di SMA Negeri 1 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (13/9/2021).

"Bapak/Ibu kepala sekolah, jadi kalau sudah divaksin sekali lagi segerakan untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas, segerakan. Yang paling penting sudah berada di level 3 atau level 2," jelas Jokowi seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi juga mengingatkan pentingnya percepatan vaksinasi Covid-19 bagi para pelajar untuk segera diselesaikan. Dia berharap vaksinasi bagi para pelajar dapat memberikan perlindungan sehingga kegiatan PTM terbatas dapat segera dilaksanakan.

"Saya berharap semuanya berjalan lancar agar anak-anak kita, pelajar-pelajar kita semuanya tetap sehat, terlindungi dari bahaya Covid, dan bisa segera melakukan pembelajaran tatap muka," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi tidak lupa memberikan semangat dan menyampaikan pesan kepada para pelajar untuk tetap belajar dengan giat, meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19.

"Semua anak-anakku selamat belajar, semuanya giat belajar," ujarnya.

Dalam peninjauan ini Jokowi bersama istrinya, Iriana Joko Widodo didampingi oleh sejumlah pejabat. Diantaranya Kepala BIN Budi Gunawan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, dan Kepala SMAN 1 Kartasura Dwi Ari Listiyani.

BERITA TERKAIT