News

Senin, 8 November 2021 11:05 WIB

Jenderal Andika Perkasa Resmi Disahkan Sebagai Panglima TNI

Editor: Hadi Ismanto

DPR Sahkan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. (Foto: PMJ News/Nia).

PMJ NEWS - Jenderal Andika Perkasa resmi terpilih sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun. Kepastian tersebut diputuskan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Senin (8/11/2021).

Paripurna DPR ini dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani dan dihadiri langsung Jenderal Andika Perkasa. Puan mengatakan, paripurna dihadiri oleh 366 anggota dewan dari seluruh fraksi, baik secara fisik dan virtual.

Sebelum pengesahan, Komisi I DPR terlebih dulu menyampaikan laporan hasil fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap Andika Perkasa yang berlangsung, Sabtu (6/11/2021) lalu. Laporan Komisi I dibacakan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid.

DPR Sahkan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. (Foto: PMJ News/Nia).
DPR Sahkan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. (Foto: PMJ News/Nia).

"Sidang dewan perkenankan kami tanya, apakah laporan Komisi I DPR RI atas hasil uji kelayakan fit and proper test tentang pemberhentian Hadi Tjahjanto dan menetapkan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI dapat disetujui," tutur Puan yang langsung disambut kata setuju oleh anggota dewan.

"Tok," Puan mengetuk palu sidang tanda Jenderal Andika Perkasa sah sebagai Panglima TNI.

Fit and proper test Andika Perkasa berjalan hanya satu hari pada Sabtu lalu di ruang rapat Komisi I DPR. Dalam acara itu Andika memaparkan visi dan misinya serta menjawab sejumlah pertanyaan dari anggota dewan.

Salah satu yang disampaikan Andika adalah tidak ingin militer mengambil tugas lembaga atau kementerian lain dan tetap berpegang pada perundangan.

"Bagaimana mengembalikan tugas, yang kita lakukan ini dengan benar-benar berpegang peraturan perundangan. Jangan kelebihan. Dan harapan saya juga tidak akan mengambil sektor kementerian atau lembaga lain," kata dia.

Andika juga ingin agar masyarakat melihat TNI sebagai organisasi yang apa adanya.

"Saya ingin masyarakat kita sesuai kewajaran yang saya jalani dulu, saya ingin masyarakat melihat TNI sebagai organisasi yang apa adanya," kata Andika di hadapan para anggota dewan.

BERITA TERKAIT