News

Senin, 22 November 2021 19:33 WIB

Jokowi Minta Jajarannya Kompak Hadapi Ancaman Lonjakan Covid-19 Usai Nataru

Editor: Hadi Ismanto

Presiden Jokowi saat memimpin rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. (Foto: PMJ News/YouTube Setpres).

PMJ NEWS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada kementerian dan lembaga negara satu suara untuk menghadapi ancaman lonjakan kasus Covid-19 pada periode Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin Rapat Terbatas tentang Evaluasi PPKM di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/11/2021).

"Saya minta seluruh kementerian/lembaga frekuensinya sama dalam menghadapi bulan Desember 2021 ini. Sekali lagi, memiliki frekuensi yang sama," jelas Jokowi.

Presiden meminta semuanya stakeholder berkoordinasi dan bersinergi dalam melakukan penanganan Nataru, khususnya terkait pandemi Covid-19. Jokowi mengingatkan agar jangan sampai terjadi lonjakan kasus seusai Nataru.

"Jangan terjebak pada ego sektoral, utamakan kerja sama, utamakan koordinasi sehingga keliatan kita miliki frekuensi sama," ujarnya.

Jokowi juga meminta jajarannya untuk mengkomunikasikan soal kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 saat Libur Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia.

"Mengenai rencana penerapan PPKM Level 3 pada saat Natal dan tahun baru. Ini agar dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat. Sampaikan mengenai perkembangan kenaikan kasus-kasus yang ada di Eropa," tuturnya.

"Ini penting sekali sebagai sebuah background dari keputusan yang akan kita ambil, karena memang ada beberapa yang menolak pemberlakuan PPKM Level 3 ini karena memang menginginkan situasi menjadi normal kembali," imbuhnya.

BERITA TERKAIT