News

Selasa, 23 November 2021 14:50 WIB

Bertemu Kapolri, Kepala BPOM Minta Polri Isi Dua Jabatan Strategis

Editor: Hadi Ismanto

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan. (Foto: PMJ News/Instagram Divhumas Polri).

PMJ NEWS - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar pertemuan dengan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito. Pertemuan ini untuk menindaklanjuti MoU atau nota kesepahaman pada Mei 2021.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan dalam pertemuan tersebut juga dibahas soal pengisian jabatan. Pasalnya, BPOM telah memiliki organisasi baru yang sudah disahkan dan membutuhkan dukungan dari Polri.

"Tadi Kepala BPOM menyampaikan ke Kapolri membutuhkan dukungan Polri. Seperti beliau juga melaksanakan komparatif di Amerika. Jadi BPOM di Amerika juga ada unsur kepolisian," ungkap Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (23/11/2021)

Menurut Dedi, pihak BPOM menyampaikan setidaknya ada dua jabatan yang nantinya akan diisi oleh unsur Polri. Pertama, Deputi Penindakan yang masuk eselon I. Kedua, jabatan eselon II yang sejauh ini masih dirumuskan.

"Nanti BPOM akan bersurat ke Mabes Polri jabtan-jabatan itu akan diisi oleh unsur kepolisian," ujarnya.

Ketika nantinya sudah ada unsur dari kepolisian yang masuk, lanjut Dedi, akan bersama-sama berkolaborasi di lapangan. Baik dalam unsur pembinaan kepada para pelaku usaha di bidang obat makanan, juga dalam hal penegakan hukum.

Dedi menyebut meskipun nantinya jabatan eselon I dan II dijabat dari unsur Polri, penegakan hukum menjadi langkah terakhir atau ultimum premidium terhadap para pelaku usaha yang melanggar.

"Jadi yang diutamakan adalah unsur pembinaan, pak Kapolri setuju. Memang seperti itu dalam hal penegakan hukum, unsur pembinaan adalah yang utama. Apabila unsur pembinaan sudah maksimal, baru penegakan hukum dilakukan," tuturnya.

BERITA TERKAIT