Hukrim

Kamis, 19 Mei 2022 21:01 WIB

Polisi Ungkap Motif Aksi Perundungan Remaja di Tangsel

Editor: Hadi Ismanto

Ilustrasi seseorang mengalami perundungan atau bullying oleh teman-temannya. (Foto: PMJ News/Dok Net)

PMJ NEWS - Polres Tangerang Selatan mengungkap motif aksi perundungan (bullying) terhadap remaja yang disundut rokok. Polisi menyebut tindakan tersebut dipicu ketika bermain game online.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Aldo Primananda Putra menjelaskan perundungan terjadi saat korban bersama para terduga pelaku yang juga anak di bawah umur itu hendak begadang. Mereka merupakan teman bermain dan saling bertetangga.

"Saat begadang mereka bermain game online secara tim. Kemudian tim itu kalah yang diduga akibat kesalahan dari korban," ungkap AKP Aldo kepada wartawan, Kamis (19/5/2022).

Menurut Aldo, korban dianiaya dan menjadi pelampiasan rekan-rekannya akibat dari kekalahan timnya. Selain disundut rokok, korban yang fobia terhadap pepaya juga ditakut-takuti dengan buah itu.

"Korban disundut oleh rokok di lidahnya hingga mati untuk abu rokoknya di dalam lidah. Kemudian, korban juga yang diketahui fobia terhadap buah ditakut-takuti dengan buah pepaya yang ada di TKP juga," jelasnya.

"Kemudian, korban juga ditempel dengan menggunakan obeng yang sudah dipanaskan oleh para pelaku anak ini," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Tangerang Selatan berhasil mengamankan delapan pelaku dugaan perundungan dan penganiayaan anak di bawah umur. Kedelapan remaja tersebut masih diperiksa intensif oleh penyidik.

"(Terduga pelaku) sudah diidentifikasi, dilakukan penjemputan dengan didampingi dari kelurahan," ujar Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sollu dikonfirmasi wartawan.

BERITA TERKAIT