News

Kamis, 16 Juni 2022 20:32 WIB

Wakapolri Minta Penjabat Kepala Daerah Antisipasi Kenaikan Kasus Covid-19

Editor: Hadi Ismanto

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono meninjau langsung Pos Layanan Terpadu Cileunyi, Bandung. (Foto: PMJ News/Polri TV)

PMJ NEWS - Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meminta para penjabat kepada daerah bekerja sama menangani permasalahan yang ada saat ini di masyarakat. Secara khusus, dia menyoroti soal penanganan Covid-19, mafia migas, sampai penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Akhir-akhir ini ada varian baru BA.4 dan BA.5. Ini jadi tantangan bagi kita semua para penjabat gubernur, kemudian wali kota dan bupati, untuk kita bisa mengantisipasi," terang Gatot di kantor Kemendagri, Kamis (16/6/2022).

Gatot mengimbau masyarakat tetap selalu memperhatikan protokol kesehatan. Dia menyebut kebiasaan itu akan menghindarkan masyarakat terjangkit virus Corona dan penyakit lainnya.

"Walaupun ada kebijakan bisa tidak menggunakan masker di luar ruangan, kita menyarankan menyampaikan kepada masyarakat tetap memakai masker. Dan pada acara yang memang mengumpulkan orang, menjaga jarak, masih kita perlu untuk menjaganya," jelasnya.

Gatot mengungkapkan, kondisi pandemi Covid-19 akan berdampak langsung pada kondisi perekonomian di Indonesia. Dia meminta masyarakat bersama-sama mengantisipasi kenaikan kasus COVID-19.

"Kalau pandemi Covid-19 ini bisa kita kendalikan, bahkan pada titik yang terendah, kemudian ekonomi kita bisa berjalan dengan baik, tentunya ini harapan kita semua," katanya.

Selain itu, Gatot juga meminta para penjabat kepala daerah berkoordinasi agar tidak menimbulkan isu-isu terkait PMK jelang Idul Adha. Menurut dia, isu yang tidak sesuai fakta dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Kami mohon perhatian, mendekati Idul Adha, tolong nanti berkoordinasi dengan kanwil agama setempat, dengan para kiai, para ulama, tokoh-tokoh agama Islam terkait dengan hewan-hewan seperti ini," ujarnya.

BERITA TERKAIT