test

Politik

Jumat, 25 Januari 2019 13:38 WIB

Diperiksa KPK Soal Meikarta, Ini Kata Mendagri Tjahjo

Editor: Redaksi

Mendagri Tjahjo Kumolo. (Dok/Ist).
PMJ- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo Jumat ini (25/1/2019). Tjahjo dipanggil KPK, lantaran sebelumnya mencuat saat Bupati Neneng menjadi saksi dalam persidangan perkara itu di Pengadilan Tipikor Bandung pada Senin, 14 Januari lalu. Saat itu Neneng mengaku mendapat telepon dari Tjahjo yang meminta bantuannya untuk perizinan Meikarta. Kata dia, arahan yang diberikan pada Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin soal proyek Meikarta memang sudah menjadi tugasnya. Namun Tjahjo menitikberatkan arahannya pada Neneng agar perizinan Meikarta diproses sesuai aturan. "Ya itu tugas saya sebagai Mendagri. Investasi kecil pun pasti ada masalah," ujar Tjahjo. Dilanjutkan olehnya, arahan itu disampaikan kepada Neneng via telepon usai rapat terkait perizinan Meikarta dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Sumarsono alias Soni. Kala itu kata Tjahjo, Soni mengatakan jika rapat sudah selesai yang hasilnya memutuskan agar urusan perizinan Meikarta diterbitkan Pemkab Bekasi atas rekomendasi Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang saat itu dijabat Ahmad Heryawan. Kemudian Tjahjo meminta Soni memberikan teleponnya kepada Neneng. "Mana Bu Bupati? Saya mau bicara. Saya bicara saja, 'Ya sudah kalau sudah beres semua segera bisa diproses sesuai aturan'. Itu saja," tandasnya. Tjahjo mengaku arahannya hanya sampai di situ saja, tidak sampai ikut campur mengenai rekomendasi dari Aher dan sama sekali tidak pernah menemui Neneng. (WS/02).

BERITA TERKAIT