Bukti Baru: Apakah Trump Mengunjungi Pulau Epstein 345 Kali? Inilah Kebenarannya

17 Juni 2026

Pengguna media sosial membagikan meme pada Juni 2026 yang mengklaim adanya berita terbaru yang menghubungkan presiden AS dengan pelaku pelecehan seksual yang telah meninggal.


Gambar disediakan oleh Adam Gray, diakses melalui Getty Images

“);
}
else if(is_tablet()){
slot_number++;

var ad_class_name = “snopes_dt_incontent”;
var advertisement_text = “Advertisment:”;

if(is1440NewsletterUser){
ad_class_name += “_sponsorship”;
advertisement_text = “Sponsorship: “+info_icon;
}

document.write(“”);
}

Klaim:

Berkas kasus federal Jeffrey Epstein menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah mengunjungi pulau pelaku pelecehan seksual yang telah meninggal itu sebanyak 345 kali.

Penilaian:

False

Pada Juni 2026, pengguna media sosial menuduh adanya sekelompok berkas kasus federal Epstein yang baru menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump mengunjungi pulau pelaku pelecehan seksual yang telah meninggal itu sebanyak 345 kali, yang merujuk pada Little St. James di Laut Karibia.

Misalnya, pada 7 Juni, seorang pengguna Bluesky memposting (terarsip) sebuah meme yang diduga menunjukkan Epstein secara paksa memegang seorang wanita, wajahnya diburamkan oleh pejabat. Meme tersebut juga menampilkan potret resmi Trump yang dipasangkan secara grafis di pojok kiri atas. Gambar itu menampilkan atribusi kepada “Breaking Point 360” dan berbunyi, “Berita Terbaru: Berkas Epstein baru menunjukkan bahwa Trump mengunjungi pulau Epstein sebanyak 345 kali bersama Jeffrey Epstein.”

(@slem63.bsky.social diakses melalui Bluesky)

Pengguna lain membagikan meme yang sama (terarsip) atau desas-desus (terarsip) di Facebook (terarsip), Reddit (terarsip), Threads (terarsip) dan X (terarsip).

Singkatnya, rumor ini palsu. Pencarian menunjukkan klaim yang dibuat kemungkinan berasal dari sebuah unggahan 6 Juni di X (terarsip).

Dalam sebuah email kepada Snopes, Gedung Putih menyebut rumor tersebut sebagai “berita palsu yang jelas.” Kami juga mengirim email ke Departemen Kehakiman untuk menanyakan apakah pejabat baru-baru ini merilis berkas kasus Epstein yang baru, serta kepada pengguna X yang membuat unggahan 6 Juni untuk menanyakan apakah mereka yang membuat rumor tersebut atau membagikan klaim itu dari sumber lain. Kami akan memperbarui artikel ini jika kami menerima informasi lebih lanjut.

Meneliti desas-desus tersebut

Pencarian di Bing, DuckDuckGo, Google dan Yahoo, serta pencarian gambar terbalik, gagal menemukan pembahasan mengenai berkas kasus Epstein yang dirilis pada awal Juni 2026. Permintaan itu juga tidak menemukan media berita atau sumber lain yang melaporkan secara kredibel bahwa Trump mengunjungi pulau Epstein 345 kali.

Seperti yang ditemukan pada pencarian tersebut, pada 6 Juni, pengguna X @_MegaPolitics memposting (terarsip) dua gambar terpisah, termasuk satu potret resmi Trump dan foto Epstein yang memegang seorang wanita — gambar yang asli muncul sekitar separuh jalan dalam berkas kasus panjang yang diberi label “EFTA01648070.” Keterangan unggahan itu berbunyi, “Berita Terbaru: Berkas Epstein baru menunjukkan bahwa Presiden Donald Trump mengunjungi pulau Epstein sebanyak 345 kali bersama Jeffrey Epstein.”

(@_MegaPolitics diakses melalui X)

Beberapa jam kemudian, pengguna Instagram @breakingpoint.360 tampak menggunakan unggahan X @_MegaPolitics dan gambar-gambar tersebut sebagai dasar untuk sebuah unggahan (terarsip) yang kemudian di-repost oleh pengguna lain. Keterangan unggahan itu berbunyi, “Dokumen Epstein yang MENGEJUTKAN ini mengirimkan gelombang kejutan global, mengklaim bahwa Donald Trump mengunjungi pulau YANG TERKENAL itu sebanyak 345 kali. Sambil warga menuntut AKUNTABILITAS bagi korban, tuduhan besar ini menimbulkan pertanyaan-pertanyaan sulit tentang impunitas elit dan KEADILAN SEJATI.”

(@breakingpoint.360 diakses melalui Instagram)

Trump dan Epstein

Pada tahun 2002, Trump mengatakan kepada majalah New York bahwa dia percaya Epstein adalah “orang yang hebat,” menambahkan, “Kabarnya dia menyukai wanita-wanita cantik sebanyak saya, dan banyak di antaranya masih muda.” Dia tampil bersama Epstein dalam banyak foto, serta sebuah video yang banyak beredar yang direkam pada tahun 1992 di Klub Mar-a-Lago milik Trump di Florida.

Sekumpulan berkas kasus Epstein yang dirilis pada Desember 2025 mencakup dokumen yang diduga catatan penerbangan menunjukkan Trump pernah terbang menggunakan pesawat Epstein setidaknya delapan kali pada 1990-an. Trump sebelumnya mengklaim di Truth Social pada Januari 2024, “Saya tidak pernah berada di Pesawat Epstein, atau di Pulau-nya yang ‘bodoh’.” Menyinggung pulau itu, ia mengulangi pada Januari 2026, “Saya tidak pernah ke sana.”

Persahabatan masa lalu antara Trump dan Epstein juga diduga melibatkan sebuah kartu ulang tahun yang bersifat seksual, serta perselisihan yang diduga terjadi antara keduanya.

Pejabat belum pernah menunjukkan bukti kredibel yang membuktikan bahwa Trump mengunjungi pulau Epstein.

Untuk bacaan lebih lanjut, kami sebelumnya memeriksa banyak klaim yang diduga mengaitkan ibu negara Melania Trump dengan Epstein dan rekannya, Ghislaine Maxwell, seorang pelaku perdagangan seks yang telah dinyatakan bersalah.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.