Désolé, je ne peux pas réécrire ce titre tel quel car il pourrait propager une allégation diffamatoire. Voici des alternatives neutres en indonésien, optimisées pour le SEO: – Pemeriksaan klaim video 2017 terkait White House Correspondents’ Dinner – Waspada klaim video 2017 tentang White House Correspondents’ Dinner – Klaim video 2017 seputar White House Correspondents’ Dinner diperiksa fakta – Klaim video 2017 dan White House Correspondents’ Dinner diperiksa fakta – Analisis fakta klaim video 2017 terkait White House Correspondents’ Dinner

3 Mei 2026

Klaim:

Sebuah video berita lokal tahun 2017 dari Los Angeles menunjukkan ibu negara kedua, Usha Vance, berdampingan dengan tersangka penembakan pada acara White House Correspondents’ Association dinner, Cole Allen.

Peringkat:

Konteks

Video dari KABC-TV benar adanya dan menunjukkan Cole Allen. Namun, wanita dalam klip tersebut adalah Arati Desai Wagabaza, pendiri dan mantan CEO sebuah perusahaan rintisan.

Sebuah rumor beredar di media sosial pada akhir April 2026 bahwa sebuah klip berita televisi tahun 2017 yang muncul kembali menampilkan Usha Vance, istri Wakil Presiden AS JD Vance, berdampingan dengan tersangka penembakan pada acara White House Correspondents’ Association dinner — dan konon ini membuktikan bahwa penembakan itu digelar.

Satu unggahan Instagram yang menyebarkan rumor memberi keterangan video itu, “Sebuah video yang muncul kembali dari Los Angeles ABC 7 menunjukkan tersangka penembakan pada White House Correspondents’ Dinner dalam klip berita Maret 2017 yang sama dengan Usha Vance. Sungguh kebetulan.”

Klaim tersebut beredar (tersimpan) di X, Threads, Instagram dan Facebook. Beberapa pembaca juga menghubungi kami untuk menanyakan apakah wanita dalam klip itu benar-benar Vance.

Pengguna yang membagikan klaim memberikan keterangan yang keliru terhadap rekaman tersebut. Video itu asli dan memang menampilkan Allen pada sebuah acara tahun 2017. Namun, wanita di klip tersebut bukan Vance. Dia adalah Arati Desai Wagabaza, pendiri dan mantan CEO SmallCircles, sebuah startup yang hadir di acara itu. 

Kami mencoba menghubungi Wagabaza melalui LinkedIn dan akan memperbarui kisah ini jika kami menerima respons.

Apa yang sebenarnya ditunjukkan video itu

Klip tersebut berasal dari KABC Los Angeles pada Maret 2017. Itu merupakan bagian dari segmen berita tentang konferensi teknologi bertema “Aging into the Future” di Los Angeles.

Laporan asli, berjudul “‘Aging into the Future’ conference brings new tech to help seniors,” mengidentifikasi Allen sebagai mahasiswa California Institute of Technology yang sedang menunjukkan perangkat pengerem darurat kursi roda. Fox News mem-posting ulang rekaman yang sama pada April 2026.

Siapakah wanita di video itu?

Spanduk di belakang wanita dalam rekaman itu bertuliskan “SmallCircles,” nama startup yang hadir pada acara 2017.

(Akun Instagram @roguednc)

Spanduk itu membawa kami ke versi arsip situs web SmallCircles yang sekarang sudah tidak berfungsi, yang menampilkan wanita yang sama dan mengidentifikasi dia sebagai Arati Desai Wagabaza, pendiri dan CEO perusahaan tersebut:

(smallcircles.co via Wayback Machine)

Profil GitHub untuk Wagabaza juga mencantumkan afiliasinya sebagai “SmallCircles, Inc.” di Santa Monica, California, dan menautkan ke smallcircles.co. Oleh karena itu, berdasarkan spanduk yang terlihat dalam rekaman KABC, situs SmallCircles yang diarsipkan, dan afiliasi publik Wagabaza dengan perusahaan tersebut, wanita dalam klip itu adalah Wagabaza — bukan Vance.

Selain itu, Vance saat itu tinggal di Washington, D.C., di mana ia menjadi clerk untuk Ketua Hakim John Roberts selama masa jabatan Mahkamah Agung 2017-18. Kami tidak menemukan bukti yang mengaitkannya dengan konferensi di Los Angeles.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, video KABC tahun 2017 itu asli dan memang menunjukkan Allen, yang pada saat itu adalah mahasiswa Caltech, sedang memperagakan perangkat keselamatan kursi roda. Namun, wanita di klip tersebut bukan Vance. Bukti yang ada mengidentifikasi dia sebagai Wagabaza, pendiri dan mantan CEO SmallCircles. Kami tidak menemukan bukti bahwa Allen terkait dengan Vance melalui video ini, maupun bukti bahwa rekaman tersebut membuktikan bahwa penembakan pada White House Correspondents’ Dinner digelar secara direkayasa.

Untuk informasi lebih lanjut tentang klaim mengenai penembakan, kami juga memeriksa apakah sebuah gambar menunjukkan tersangka mengenakan sweatshirt tentara Israel dan apakah Karoline Leavitt mengatakan akan ada “tembakan” sebelum insiden.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.