Ratusan anggota bertopeng dari kelompok nasionalis kulit putih melakukan pawai melalui Washington, D.C., pada 4 Juli 2026.
Gambar disediakan oleh Cheney Orr, diakses melalui Reuters, diilustrasikan oleh Snopes
“);
}
else if(is_tablet()){
slot_number++;
var ad_class_name = “snopes_dt_incontent”;
var advertisement_text = “Advertisment:”;
if(isSponsorNewsletterUser){
ad_class_name += “_sponsorship”;
advertisement_text = “Sponsorship: “+info_icon;
}
document.write(“”);
}
Klaim: Sebuah foto secara otentik menunjukkan seorang wanita kulit hitam duduk di kereta metro Washington, D.C., sementara dikelilingi oleh anggota bertopeng Patriot Front, sebuah kelompok nasionalis kulit putih.
Pada tanggal 4 Juli 2026, ratusan anggota bertopeng dari Patriot Front kelompok nasionalis putih mengadakan pawai melalui Washington, D.C. Sebuah foto yang beredar di internet mengklaim menunjukkan seorang wanita kulit hitam duduk di kereta metro D.C. dikelilingi oleh individu bertopeng dalam seragam Patriot Front.
Foto itu beredar di Instagram dan Facebook, dengan banyak unggahan yang mengatakan foto tersebut layak mendapatkan Hadiah Pulitzer. One post membaca:
WOW: Foto 4 Juli tentang wanita kulit hitam yang dikelilingi oleh nasionalis kulit putih bertopeng sedang disebut “gambar penentu” era Amerika di bawah pemerintahan Trump
Sebuah foto dari ulang tahun ke-250 Amerika telah menghentikan seluruh negara di jalurnya, dan orang-orang sudah mengatakan foto itu pantas masuk dalam buku sejarah.
Gambar tersebut, yang diambil oleh juru foto Reuters Cheney Orr pada 4 Juli, menunjukkan seorang wanita kulit hitam duduk tenang di kereta Metro Washington, D.C., sementara puluhan anggota bertopeng dari kelompok nasionalis putih Patriot Front memenuhi gerbong di sekelilingnya dalam perjalanan mereka untuk melakukan pawai melalui ibu kota negara.
Dia duduk tenang. Tak terganggu. Wajahnya tidak tertutup. Wajah mereka tertutup oleh topeng.

(Facebook user “Really American”)
Gambar di atas autentik dan diambil oleh juru foto Reuters Cheney Orr. Selain dimanfaatkan sebagai meme, foto tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda manipulasi atau diproduksi dengan kecerdasan buatan. Kami menemukan gambar identik dalam sebuah cerita Reuters, yang dikreditkan kepada Orr. Oleh karena itu, klaim ini kami nilai benar.
Foto tersebut tersedia di situs Reuters dengan keterangan: “Seorang komuter duduk saat anggota kelompok Patriot Front menaiki metro pada peringatan ke-250 kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli di Washington, D.C., AS, 4 Juli 2026.”

(Cheney Orr/Reuters)
Foto-foto lain di Getty Images juga menunjukkan penumpang yang bukan berkulit putih di antara anggota Patriot Front di metro D.C.
Logo Patriot Front (sebagaimana diverifikasi oleh Program Extremism milik GWU) terlihat pada topi para individu tersebut. Menurut GWU, logo tersebut menampilkan secara menonjol simbol “fascio”, yang digunakan di Italia fasis di bawah Benito Mussolini.
Menurut Southern Poverty Law Center, Patriot Front adalah “kelompok kebencian nasionalis putih.” Patriot Front memisahkan diri dari kelompok supremasi putih lain, Vanguard America, setelah peristiwa pertemuan “Unite the Right” pada 2017 di Charlottesville, Virginia.
Reuters melaporkan bahwa ratusan anggota Patriot Front bertopeng mengadakan pawai melalui ibu kota pada Hari Kemerdekaan ke-4. Menurut laporan tersebut, banyak pengunjuk massa itu mengeja “Reclaim America” dan membawa bendera Konfederasi serta variasi bendera AS.
Snopes sebelumnya telah melaporkan aktivitas supremasi putih di AS, termasuk para pendukung “Great Replacement Theory” dan kelompok pinggiran lain seperti Proud Boys.