Gambar Bad Bunny membakar bendera Amerika Serikat? Tunggu dulu

10 Februari 2026

Claim:

Sebuah gambar secara autentik menunjukkan Bad Bunny membakar bendera Amerika di atas panggung menjelang pertunjukan setengah waktu Super Bowl 2026.

Rating:

Pada awal Februari 2026, sebuah gambar yang mengaku menunjukkan penyanyi Bad Bunny mengenakan gaun sambil memegang bendera Amerika yang terbakar di atas panggung beredar luas di internet. Gambar tersebut memicu reaksi marah dari beberapa pengguna, yang menggambarkannya sebagai bukti sentimen anti-Amerika oleh sang artis, yang merupakan warga negara Amerika.

Rumor itu menyebar di tengah backlash terhadap keputusan NFL untuk memilih Bad Bunny sebagai penampil pertukangan setengah waktu Super Bowl 2026, termasuk seruan untuk memboikot pertunjukan dari tokoh konservatif terkemuka seperti Presiden AS Donald Trump.

Gambar tersebut menyebar luas di media sosial, dengan satu unggahan Facebook (diarsipkan) membagikannya bersamaan dengan caption yang berbunyi:

Bad Bunny tertangkap di atas panggung tadi malam sedang mempersiapkan penampilannya untuk pertunjukan Halftime Super Bowl-nya, apakah Anda bersemangat dengan penampilannya, dia adalah artis terbesar di dunia, dan ia TIDAK mendukung ICE, dan menganggap Amerika sedang mundur. Kurasa mirip dengan sebagian besar selebriti.

(Facebook user Qbanguy)

Namun, gambar tersebut tidak menggambarkan sebuah kejadian nyata. Sebaliknya, gambar itu dihasilkan dengan kecerdasan buatan dan berasal dari sebuah akun media sosial yang menggambarkan dirinya sebagai satiris. Tidak ada organisasi berita terkemuka yang melaporkan bahwa Bad Bunny membakar bendera Amerika — sebuah kejadian yang hampir dipastikan akan mendapatkan liputan luas dan dokumentasi video jika benar-benar terjadi.

Menyelidiki asal-usul gambar

Gambar tersebut ditelusuri kembali ke akun Facebook bernama Qbanguy yang memberi label pada postingannya sebagai satir. Dalam deskripsi profilnya, akun tersebut menggambarkan dirinya sebagai halaman “AI funny content” dan mengatakan konten yang dibagikan adalah “100% Not Real everything is Satire.” Akun tersebut telah memposting gambar-gambar lain yang jelas palsu tentang Bad Bunny dalam susunan yang provokatif serupa — termasuk gambaran dirinya mengenakan gaun dan memegang spanduk yang bertuliskan “ICE OUT” dan “F*** ICE.”

Terdapat juga bukti visual yang menunjukkan gambar itu dihasilkan AI, termasuk blur, pencahayaan yang tidak konsisten, dan detail yang terdistorsi. Lead Stories, sebuah organisasi pemeriksa fakta, mencatat bahwa “bendera dalam gambar itu hanya memiliki enam garis merah sedangkan gambar aslinya memiliki tujuh.

Hive Moderation, sebuah detektor AI online, memprediksi bahwa gambar itu sangat mungkin dihasilkan AI. (Detektor semacam itu tidak selalu akurat, dan hasilnya sebaiknya dipertimbangkan bersama bukti lain.)

(Hive Moderation)

Kami juga menjalankan gambar tersebut melalui pemeriksaan SynthID Google Gemini, sebuah alat yang memindai watermark yang tersisip oleh perangkat lunak kecerdasan buatan. Pemindaian tersebut mendeteksi watermark SynthID dan menyimpulkan gambar itu “dibuat atau diedit dengan Google AI.”

(Google Gemini)

Gambar yang sama kemudian diubah menjadi video pendek yang beredar luas di media sosial. Klip-klip tersebut dianimasikan dari gambar diam itu — dan mereka menampilkan artefak AI yang jelas, seperti ukuran dan bentuk bendera yang berubah saat terbakar.

Secara keseluruhan, gambar yang diduga menunjukkan Bad Bunny membakar bendera Amerika tidak mendokumentasikan kejadian nyata. Gambar itu dihasilkan secara digital dan berasal dari akun media sosial yang bersifat satiris.

Untuk latar belakang, berikut adalah mengapa kami memberikan peringatan kepada pembaca tentang rumor yang dibuat oleh sumber yang menyebut keluaran mereka lucu atau satiris.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.