Pada Juni 2026, gempa bumi di Venezuela menewaskan lebih dari 4.700 orang.
Gambar milik David J Harris Jr., diakses melalui Facebook, digambarkan oleh Snopes.
“);
}
else if(is_tablet()){
slot_number++;
var ad_class_name = “snopes_dt_incontent”;
var advertisement_text = “Advertisment:”;
if(isSponsorNewsletterUser){
ad_class_name += “_sponsorship”;
advertisement_text = “Sponsorship: “+info_icon;
}
document.write(“”);
}
Sebuah gambar secara otentik menunjukkan golden retriever melindungi seorang anak di antara puing-puing setelah gempa di Venezuela pada Juni 2026.
Pada 24 Juni 2026, gempa berkembar mengguncang pesisir utara Venezuela, menewaskan lebih dari 4.700 orang. Setelah gempa tersebut, sebuah gambar beredar online yang mengklaim menunjukkan seekor golden retriever melindungi seorang anak di antara puing-puing sebuah bangunan.
Gambar tersebut menyebar di Facebook dan Instagram, disertai teks yang mengklaim menggambarkan seekor anjing bernama Max melindungi seorang bocah bernama Mateo. Anjing dan anak itu dikelilingi oleh puing-puing. Teks keterangan berbunyi:
WOW: Selama gempa terbaru di Venezuela, Mateo kecil dilaporkan terjebak di bawah puing-puing dalam kegelapan total. Anjing Golden Retriever yang setia, Max, tetap tepat di sampingnya tanpa bergerak sedikit pun. Ia membungkus tubuh hangatnya di sekitar sang anak, melindunginya dari dingin dan ketakutan saat dunia tampak runtuh di sekitar mereka.
Beberapa jam kemudian, senter penyelamat menembus puing-puing. Mereka menemukan adegan yang tidak akan terlupakan: bocah itu beristirahat tenang, dipeluk erat oleh seekor anjing yang matanya menunjukkan keletihan namun juga tekad yang tidak bisa dipatahkan.
Max telah melaksanakan tugasnya. Ia tidak pernah meninggalkan posnya. Pada saat itu, di tengah debu dan emosi, jelas bahwa pahlawan sejati memiliki bulu emas dan hati penuh kasih yang tiada hentinya.
Luar biasa!

(Pengguna Facebook David J. Harris Jr.)
Gambar di atas adalah palsu dan kemungkinan dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan. Kami juga tidak menemukan liputan berita tentang seekor anjing bernama Max yang melindungi seorang anak bernama Mateo setelah gempa di Venezuela.
Snopes melakukan pencarian gambar terbalik dari gambar tersebut melalui Google dan Yandex, dan tidak menemukan media berita tepercaya yang meliput kisah ini. Kami juga mencari bukti kisah semacam itu yang melibatkan seekor anjing bernama Max, seorang anak bernama Mateo dan gempa tersebut dalam liputan berita berbahasa Inggris maupun Spanyol. Pencarian di Google, Bing (diarsipkan) dan DuckDuckGo tidak menemukan liputan berita autentik.
Gambar itu sendiri mengandung beberapa tanda bahwa gambar tersebut dihasilkan AI. Pertama, bulu sang anjing tampak sangat halus di beberapa bagian, sedangkan di bagian lain tampak kasar. Kedua, penampilan anak tersebut tidak wajar, dan tangan kirinya terlihat hampir seperti rangka. Puing-puing di sisi kiri gambar juga buram di tepinya. Kaki depan anjing diletakkan secara tidak wajar di atas tubuh anak dan bayangan kepala anjing di atas anak tidak konsisten.
Snopes menganalisis gambar tersebut menggunakan alat deteksi AI. UndetectableAI menentukan gambar tersebut kemungkinan dihasilkan AI, sedangkan SightEngine dan Illuminarty menyatakan ada probabilitas rendah bahwa AI digunakan. (Penelitian menunjukkan perangkat lunak deteksi AI tidak sempurna dan pembaca sebaiknya mempertimbangkan hasil alat tersebut dengan skeptisisme.)
Ada banyak kisah nyata tentang anjing penyelamat yang menyelamatkan orang-orang usai gempa Venezuela (serta kisah tentang penyelamat yang menyelamatkan hewan peliharaan). Namun, tidak ada satu pun kisah tersebut yang menampilkan seekor anjing bernama Max dan seorang anak bernama Mateo di Venezuela. Anjing seperti itu juga dilatih sebagai hewan penyelamat, bukan hewan peliharaan.
CBS News melaporkan kisah tentang Victoria, seekor kakak tua yang ditemukan menggantung pada tubuh pemiliknya yang meninggal di bawah puing-puing. Tak lama setelah diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit hewan, Victoria juga meninggal. Kami tidak menemukan kisah tentang hewan peliharaan yang menyelamatkan orang selama gempa Venezuela.
Gambar palsu tentang anak-anak dengan hewan peliharaan sering menjadi viral selama bencana alam atau perang. Snopes sebelumnya membongkar gambar palsu tentang anak-anak Palestina dengan kucing-kucing mereka di tengah pemboman Israel terhadap Gaza, dan sebuah gambar palsu tentang seorang gadis yang memegang anjingnya dan menangis setelah Badai Helene di Amerika Serikat.