Jangan Tertipu dengan ‘Foto Rumah Sakit’ Konon Agen ICE yang Menembak Mati Renee Good

21 Januari 2026

Klaim:

Sebuah foto secara autentik menunjukkan agen Immigration and Customs Enforcement yang menembak mati Renee Good, yang dirawat di rumah sakit setelah mengalami pendarahan internal usai tembakannya.

Peringkat:

Pada Januari 2026, sebuah foto (arsip) beredar secara online yang mengklaim menunjukkan agen Imigrasi dan Penegakan Perbatasan AS yang menembak mati Renee Good, 37 tahun, di Minneapolis pada 7 Januari 2026, memicu protes nasional terhadap tindakan agen penegak imigrasi.

Foto tersebut tersebar setelah CBS melaporkan, mengutip sumber anonim, bahwa agen yang menembakkan tembakan mengalami pendarahan internal.

Se sebuah akun X yang membagikan foto tersebut dengan klaim menunjukkan agen di rumah sakit menulis, “US Department of Homeland Security merilis foto rumah sakit agen ICE yang membunuh Renee Good setelah laporan pendarahan internal.” Foto itu menampilkan lengan seseorang yang mengenakan apa yang tampak seperti gelang rumah sakit dengan kabel charger MacBook Apple yang jelas terlihat melilit di atasnya.

Foto dan klaim tersebut tersebar terutama di X (arsip), namun juga muncul di Facebook (arsip). Pembaca Snopes mencari informasi tentang foto tersebut di situs kami.

Meskipun foto tersebut tampak nyata, artinya tidak dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau diedit secara digital, foto itu tidak menunjukkan agen ICE yang menembak Good — maupun seseorang yang dirawat di rumah sakit. Foto itu bagian dari sebuah postingan Twitter (sekarang X) yang viral pada 2016 oleh Terrell Finner, yang saat itu adalah mahasiswa pra-kedokteran di Universitas Columbia. Finner dilaporkan bercanda secara online bahwa ia akan mengumpulkan dua foto yang jelas-jelas dibuat untuk menghindari ujian.

Postingan foto tersebut pada Januari 2026, yang pada saat penulisan ini telah mencapai 1,5 juta tayangan, berasal dari akun X yang menggambarkan dirinya sebagai satir. Foto itu tidak muncul di feed X Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang mana ICE adalah sebuah agensi. Oleh karena itu, kami menyimpulkan bahwa pengguna media sosial yang membagikan foto itu pada 2026 telah memberi keterangan yang salah terhadap gambar tersebut.

Menurut Daily Mail, Finner memposting foto tersebut beserta kabel pengisi daya MacBook dan foto lain yang menunjukkan dia dengan earphone dimasukkan ke dalam hidungnya seolah-olah tabung oksigen pada Februari 2016. Finner dilaporkan menulis: “Saya mengirim foto-foto ini melalui email ke profesor kimia saya karena saya mengalami mimisan & harus dirawat di rumah sakit & tidak bisa mengikuti ujian tengah semester Rabu.”

Internet Archive’s Wayback Machine, yang mengarsipkan halaman web di seluruh internet, menunjukkan bahwa seorang pengguna bernama @_KingAres, nama pengguna yang sama yang dikredit Daily Mail dalam laporannya, memang membuat sebuah postingan di Twitter dengan caption identik pada Februari 2016. Cuplikan Wayback Machine tidak menampilkan gambar-gambar yang dilampirkan Finner.

DHS telah mempertahankan (arsip) bahwa petugas yang membunuh Good, diidentifikasi media sebagai Jonathan Ross, “menembakkan tembakan defensif karena ia takut akan nyawanya.” Di X, DHS mengklaim Good telah “menggunakan kendaraannya sebagai senjata, berusaha menabrak para petugas penegak hukum kami dalam upaya membunuh mereka—sebuah tindakan terorisme domestik.”

Snopes tidak mengandalkan sumber anonim, jadi kami tidak dapat secara independen memverifikasi laporan CBS bahwa agen mengalami pendarahan internal setelah pertemuan di mana ia menembak mati Good. Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem mengatakan (pada 1:32, arsip) pada sebuah konferensi pers beberapa jam setelah penembakan bahwa agen tersebut menerima perawatan medis di rumah sakit dan bahwa dokter telah melepaskannya. Cuplikan saksi mata dari tempat kejadian menunjukkan agen tersebut berjalan pergi setelah penembakan.

Menurut Cleveland Clinic, “pendarahan internal,” di mana pembuluh darah pecah dan darah menumpuk di dalam tubuh, dapat bervariasi tingkat keparahannya. Istilah ini mencakup apa saja mulai dari memar hingga aneurisma yang pecah.

Snopes telah melaporkan secara luas tentang kematian Good, termasuk klaim bahwa seorang petugas DHS telah merusak memorial untuknya.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.